Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Pertamina akui pelanggan Maluku-Papua pilih BBM berkualitas
  • Jumat, 20 Oktober 2017 — 20:30
  • 597x views

Pertamina akui pelanggan Maluku-Papua pilih BBM berkualitas

"Khusus di Maluku-Papua, sekarang tingkat kepedulian terhadap BBM yang lebih baik meningkat. Rasio premium saat Januari 2017 masih di angka 85 persen, sekarang sudah sisa 59 persen. Ini karena kita menyediakan "suply point" di beberapa tempat, dulu itu hanya di Wayame (Ambon) dan Jayapura (Papua)," ujarnya.
Ilustrasi pertamina - Tempo.co
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Manajemen PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VIII Maluku-Papua mengaku, pelanggan di dua wilayah itu, memilih BBM berkualitas seperti pertalite dan dexlite.

General Manager Pertamina MOR VIII Made Adi Putra, di Jayapura, Jumat, (20/10/2017), menuturkan pihaknya ingin masyarakat Maluku-Papua peduli dengan penggunaan BBM berkualitas, selain lebih bagus untuk mesin kendaraan tetapi juga ramah lingkungan.

"Khusus di Maluku-Papua, sekarang tingkat kepedulian terhadap BBM yang lebih baik meningkat. Rasio premium saat Januari 2017 masih di angka 85 persen, sekarang sudah sisa 59 persen. Ini karena kita menyediakan "suply point" di beberapa tempat, dulu itu hanya di Wayame (Ambon) dan Jayapura (Papua)," ujarnya.

Tidak hanya pada varian bensin, hal serupa juga mulai terlihat pada BBM untuk mesin disel yang baru mulai dipasarkan di Maluku-Papua pada tahun ini.

"Untuk Gas oil (bahan bakar disel), dulu Solar 98 persen dan yang non subsidi hanya 2 persen, tapi sekarang sudah naik jadi 14 persen, padahal secara nasional rasionya hanya 3 persen," kata dia.

Made memandang karakter masyarakat di Maluku-Papua agak berbeda dengan wilayah lain di Indonesia, dan hal tersebut lebih memudahkan Pertamina untuk mendongkrak penjualan BBM yang lebih berkualitas dan tidak disubsidi pemerintah.

"Apalagi khusus di Papua masyarakatnya dari sisi harga tidak terlalu sensistif, yang penting barangnya ada," ujarnya lagi.

Menurut dia, pihaknya akan mulai mencoba memasarkan pertalite di daerah-daerah yang hingga kini masih banyak dijual BBM eceran jenis premium tetapi harganya tinggi.

"Apa lagi seperti di Wamena (Jayawijaya), harga premium industri Rp18 ribu/liter, kalau dengan pertalite dapat juga Rp18 ribu/liter," kata Made.

Ia menambahkan, kini mesin pabrikan kendaraan membutuhkan kompresi yang tinggi sehingga angka ronnya harus tinggi. Bahkan menurutnya di negara lain sudah tidak ada lagi ron 88 seperti yang terdapat di premium, yang paling rendah 92 paling rendah.

Karenanya Pertamina akan berusaha meningkatkan kesadaran masyarakat, untuk menggunakan BBM yang lebih baik meski di sejumlah daerah terdapat berbagai kendala. 

"Kita terbatas dalam sisi sarpras penampungannya, banyak penyalur BBM yang hanya memiliki dua tangki yang tadinya hanya untuk premium dan solar. Jadi kita lagi mendorong mereka untuk membangun tangki penyimpanan BBM," ujar Made. (*)

loading...

Sebelumnya

Harga mi instan di Kirihi Waropen tembus Rp50 ribu per bungkus

Selanjutnya

Telkomsel kenalkan beragam profesi kepada siswa SD

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 4656x views
Anim Ha |— Sabtu, 10 Februari 2018 WP | 2758x views
Penkes |— Senin, 12 Februari 2018 WP | 2650x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe