Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Korowai tuntut hak pelayanan sebagai warga negara
  • Jumat, 20 Oktober 2017 — 20:41
  • 707x views

Korowai tuntut hak pelayanan sebagai warga negara

Daerah itu punya beragam masalah dalam kurun waktu cukup lama.
Ilustrasi, Penyerahan bantuan buku tulis untuk anak-anak Korowai di Kampung Ayak,- Jubi/Dok
Edi Faisol
redaksi@tabloidjubi.com
Editor :

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Mapi, Jubi – Masyarakat Korowai menuntut hak yang sama seperti warga negara Indonesia yang lain. Daerah itu punya beragam masalah dalam kurun waktu cukup lama.

“Derita menyelimuti masyarakat di dataran Selatan Papua ini. Selama bertahun-tahun mereka hidup dan jauh dari kata berkembang dan maju,” kata Yan Akobiarik, Ketua Komunitas Peduli Kemanusiaan Daerah Terpencil (Kopkedat), dalam siaran persnya yang diterima Jubi, Jumat, (20/10/2017)

Penyakit yang paling sering mereka alami itu seperti anak Puti Hatil, 3 tahun, menderita, bisul, malaria, gizi buruk, kulit gatal-gatal. “Selain itu banyak lagi penyakit lain, diantaranya; kaki gajah (filariasis), batuk berdahak, demam, kelaparan, dan lain sebagainya,” kata Yan Akobiarik, menambahkan.

Ia menyebut, masyarakat Korowai itu seakan dilarang hidup sehat dan mendapatkan pendidikan yang layak. Bahkan isu kanibalisme yang selama ini menghantui orang, tetapi tidak ada orang yang tergerak hati hidup bersama dan siap untuk melayani mereka.

“Sebenarnya itu soal kepedulian yang amat minim. Orang tidak berani masuk dan hidup dengan mereka dengan waktu yang cukup lama,” kata Yan menjelaskan.

Ironisnya banyak orang yang sering pergi kesana, tetapi bukan untuk melayani dan hidup dengan mereka sama-sama. Orang pergi hanya untuk foto dengan mereka dan potret sebagai wisata kemiskinan yang diderita masyarkat setempat.

Sekretaris Tim Peduli Kesehatan dan Pendidikan Rimba Papua, Soleman Itlay menyatakan pemerintah harus perhatikan secara penuh Korowai. “Termasuk Puti Hatil menjalani pengobatan di Rumah Sakit Dian Harapan (RSDH), Waena, Jayapura,” kata Soleman.

Ia berharap negara melibatkan semua pihak dalam tim terpadu, untuk gotong royong mendorong kesehatan dan pendidikan masyarakat di suku Korowai. “Menempatkan petugas medis, perawat dan dokter dengan catatan mendirikan Pustu dan Puskesmas,” Itu harus di setiap basis pemukiman warga yang ada di setiap kampung dan distrik,” katanya.(*)

loading...

Sebelumnya

Masyarakat 12 kampung hidup di kawasan TN Wasur

Selanjutnya

Komnas HAM desak pemerintah bayar lahan pelabuhan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe