Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Genting di Marora dan Siliwangi
  • Minggu, 22 Oktober 2017 — 00:37
  • 1297x views

Genting di Marora dan Siliwangi

Perseteruan Perseru dan Persipura tidak hanya terjadi di level senior. Tensi tinggi juga diprediksi bakal terjadi di tingkat junior.
Pemain Persipura U19 mendengar arahan tim pelatih selesai latihan di lapangan PLTD Waena – Jubi/Jean Bisay
Jean Bisay
jean@tabloidjubi.com
Editor :

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Minggu 22 Oktober 2017 jadi hari penting dan menentukan bagi dua klub asal Papua, Persipura Jayapura dan Perseru Serui.

Di kompetisi Go-Jek Traveloka Liga 1, kakak-beradik ini mengemban misi krusial. Mutiara Hitam yang bertamu ke Stadion Marora, butuh tiga poin buat melicinkan jalan menuju takhta juara.

Sebaliknya Cenderawasih Orange tidak punya pilihan lain. Tiga poin wajib hukumnya untuk bisa mendongkrak posisi tim keluar dari jerat degradasi.

Sangat dilema memang, tetapi Perseru dan Persipura harus melaluinya. Bila keduanya bermain aman, kerugian ada di Perseru.

Perseteruan Perseru dan Persipura tidak hanya terjadi di level senior. Tensi tinggi juga diprediksi bakal terjadi di tingkat junior.

Dua tim akan bentrok pada laga kedua Babak 8 Besar Grup B Liga 1 U-19, di Stadion Siliwangi, Bandung, Jawa Barat, Minggu (22/10/2017) sore.

Buat Persipura junior kemenangan mutlak diraih buat mengamankan jalan menuju semifinal. Persipura U19 saat ini menduduki runner up di bawah Persib Bandung U19.

Sama-sama mengumpulkan poin 3 tapi beda selisih gol. Pada laga pertama, Kamis (19/10/2017). Persib menang 2-1 atas Perseru dan Persipura menang 1-0 dari Barito Putra.

Bila menang dari Perseru U19, otomatis Mutiara Hitam muda raih tiket menuju semifinal dan Perseru angkat koper. Tapi bila Perseru menang, maka persaingan makin menarik.

Asisten pelatih Persipura U19, Thomas Madjar mengatakan pilihan yang sulit tapi harus dijalani.

"Kita dihadapkan pada situasi sulit melawan sesama tim Papua. Mau tidak mau kita harus buat pilihan. Jika mau lanjut, kita harus menang," katanya.

Thomas mengaku menghadapi Perseru, sejumlah pilar inti bermasalah. Ada beberapa pemain inti akumulasi kartu seperti Alfian Sanyi dan David Rumakiek serta Rivaldo Anggai cidera dan harus istirahat dua Minggu.

Berkaca dari babak penyisihan, Persipura sedikit diunggulkan. Pada pertemuan pertama dua tim berbagi skor 0-0 dan pertemuan kedua di Marora, Persipura menang 2-0.

Yusak Sutanto, juru taktik Perseru U19 bertekad mengalahkan Persipura sehingga ada peluang menuju semifinal.

"Anak-anak siap tampil habis-habisan untuk raih kemenangan. Tidak ada pilihan lain buat kami, jika ingin tetap lanjut atau harus pulang ke Serui," tegasnya.

Pada laga pertama melawan Barito Putra U19, Persipura muda menang lewat gol tungal Tod Rivaldo Fere.

Di grup A, Bali United U19 dan Pusamania Borneo FC U19 juga memimpin. Keduanya punya poin sama yakni 4 tapi beda selisih gol. (*)

loading...

Sebelumnya

Perseru jangan dipandang sebelah mata

Selanjutnya

Wanderley janjikan permainan menghibur lawan Perseru

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe