Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Kinerja pendamping desa disesuaikan dengan budaya lokal
  • Minggu, 22 Oktober 2017 — 14:13
  • 1022x views

Kinerja pendamping desa disesuaikan dengan budaya lokal

Pendamping desa juga diimbau tidak boleh keluar dari jalur yang ditetapkan.
Ilustrasi tenaga pendamping - Jubi/Dok
Alexander Loen
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi – Kinerja para pedamping desa disesuaikan dengan budaya setempat dalam melaksanakan tugas pengawasan sekaligus membina aparat mengelola dana desa.  Pendamping desa juga diimbau tidak boleh keluar dari jalur yang ditetapkan.

"Semua regulasi berujung pada budaya di kampung-kampung, kalau keluar itu persoalan yang dihadapi dengan masyarakat," kata Asisten Bidang Umum Sekda Papua, Elysa Auri kepada wartawan, di Jayapura belum lama ini.

Menurut Auri, kehadiran pendamping merupakan solusi menjawab tantangan yang dihadapi pemerintah provinsi Papua dan perkembangan masyarakat di kampung hingga distrik. "Ini kita baru bicara soal dana desa belum dana prospek. Saudara-saudara juga harus ikut mendamping ini," ujar Auri menambahkan.

Ia menjelaskan Program Strategis Pembangunan Ekonomi dan Kelembagaan Kampung (Prospek) dan dana desa sama-sama bertujuan mensejahterakan masyarakat, untuk itu, keduanya harus jalan beriringan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Provinsi Papua, Donatus Mote mengatakan dana desa yang dikucurkan pemerintahan pusat untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat Papua.

“Namun, juga bisa menimbulkan bahaya bila pengawasan dan pendampingannya tidak optimal dilakukan,” kata Mote.

Ia menyayangkan masih ada aparat pemerintahan di kampung yang salah menggunakan dana desa. Padahal, menurut dia, dana desa diprioritaskan untuk membiayai pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat kampung. (*)

loading...

Sebelumnya

Sekolah diminta hati-hati gunakan dana BOS

Selanjutnya

Akses jalan ke venue PON mulai dibangun

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe