Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Gelombang teluk Saireri lebih ganas dari teluk Youtefa
  • Minggu, 22 Oktober 2017 — 16:36
  • 1190x views

Gelombang teluk Saireri lebih ganas dari teluk Youtefa

Derby Papua pada pekan ke-31, Go-jek Traveloka Liga 1, akhirnya dimenangkan Perseru Serui dengan skor 2-1.
Aksi Friska Womsiwor saat derby Papua edisi pertama di Stadion Mandala. Persipura harus menyerah 1-2 dari Perseru di Stadion Marora - Jubi/Jean Bisay
Jean Bisay
Editor :
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Derby Papua pada pekan ke-31, Go-jek Traveloka Liga 1, akhirnya dimenangkan Perseru Serui dengan skor 2-1.

Bertanding di Stadion Marora, Serui, tuan rumah langsung tancap gas sejak wasit Abdul Rahman Salasa, asal Jakarta Timur meniup pluitnya.

Dihadapan pendukung setianya, Perseru menekan pertahanan Persipura. Tidak butuh waktu lama, memasuki menit ke-7, gawang Yoo Jae Hon bergetar lewat sontekan Mariando Djonak Uropmabin.

Stadion Marora penuh dan sesak. Sejak keluar Gereja hingga 10 menit sebelum kick off karcis sudah terjual habis.

Setelah cetak gol, Mariando terpaksa diganti menit 14 setelah bertabrakan dengan Osvaldo Haay. Tekanan Perseru berkurang. Situasi dimanfaatkan Persipura. Menit 28, Osvaldo Haay menyamakan skor 1-1 hingga jeda babak pertama.

Menit 54, Perseru kembali memimpin 2-1 lewat gol yang dicetak Ryutaro Kurabo lewat titik putih. Finalti diberikan wasit setelah Ricardo Salampessy mengganjal Arthur Bonai.

Persipura berusaha mengejar. Isack Wanggai dan Marinus Wanewar yang masuk 5 menit akhir tidak bisa berbuat banyak. Skor tetap 2-1 buat kemenangan Cenderawsih Orange.

Wasit keluarkan tiga kartu kuning 1 buat pemain Perseru, Ryutaro Kurabe dan dua buat Persipura, Ian Kabes dan Mauricio Maciel.

Atas kekalahan ini peluang juara buat Persipura sangat berat dan kemungkinan sudah tertutup. Sebaliknya bagi Perseru, kemenangan ini menambah nafas untuk bisa keluar dari degradasi.

Mantan kapten Persipura, Nando Fairyo mengatakan, publik dan kita semua harus menerima hasil ini bahwa inilah sepakbola. Apapun hasil menang, kalah dan draw adalah hukum dalam sepakbola.

Nando bilang gelar juara boleh dikata sudah terbang menjauh dari Mutiara Hitam. “Mudah-mudahan sisa laga dapat dimaksimalkan,” ujarnya.

“Kita bersama menunggu hasil evaluasi kepada pelatih saat ini. Apakah masih layak dipertahankan atau mencari sosok yang pas dan tentunya dengan label juara di akhir musim seperti Angel Alfredo Vera,” kata Nando.

Sherly pendukung setia Perseru mengatakan, laga derby Papua yang enak ditonton. Perseru pantas menang, sekaligus kado istimewa buat Tony Tesar/Frans Sanadi (Bupati/Wakil Bupati) kembali pimpin Yapen.

“Gelombang teluk Saereri lebih ganas dari teluk Youtefa. Selamat buat Perseru dan selamat kembali ke Jayapura buat Persipura,” ucapnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Tim voli batik Port Numbay siap berlaga di Tondano

Selanjutnya

Yosina Insaf pimpin KONI Sarmi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6093x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5706x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3774x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe