Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Gala desa ditutup, pembinaan harus dilaksanakan berjenjang
  • Senin, 23 Oktober 2017 — 05:35
  • 530x views

Gala desa ditutup, pembinaan harus dilaksanakan berjenjang

“Kita memulai dengan enam cabang olahraga ini dengan tujuan mengajak semua masyarakat Indonesia selalu melaksanakan aktifitas olahraga yang juga menjadi rutinitas aktifitas setiap hari," jelasnya.
Tim sepak bola Kampung Ayapo dan kelurahan Dobonsolo foto bersama pihak Kemenpora, pemerintah daerah dan panitia usai acara penutupan - Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
engellenny2509@gmail.com
Editor : Jean Bisay

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani,Jubi - Program Kemeterian Pemuda dan Olahraga RI, “Ayo Olahraga” yang dikemas dalam Gala Desa 2017 telah dilaksanakan seluruh Indonesia, termasuk Kabupaten Jayapura yang berjalan selama sepekan, 13-21 Oktober 2017.

Mengakhiri rangkaian gala desa, Sabtu (21/10/2017) digelar final sepak bola antara Kelurahan Dobonsolo vs Kampung Ayapo. Dimenangkan Kelurahan Dobonsolo melalui drama adu penalti setelah skor imbang 1-1 dan perpanjangan waktu yang dilaksanakan di lapangan sepak bola Kampung Nendali, Distrik Sentani Timur.

Staf Asisten Deputi Bidang Pendidikan dan Olahraga, Taufik  mewakili Menpora dalam upacara penutupan mengatakan, gala desa yang diselenggarakan secara Nasional dengan tujuan untuk memasyarakatkan olahraga yang benar- kepada masyarakat yang ada di kampung-kampung atau desa.

Enam cabang olahraga yang diperlombakan ini sangat dekat dengan masyarakat. Tiap saat dilakukan sebagai bagian dalam aktifitas di tengah masyarakat.

Dari potensi olahraga secara nasional, Papua menjadi incaran pembinaan olahraga secara nasional, terutama menuju PON XX/2020.

Sepak bola, sepak takraw, bulu tangkis, tenis meja, voli, atletik adalah olahraga yang paling dekat dengan masyarakat dalam program ayo olahraga tahun ini yang dikemas dalam gala desa.

“Kita memulai dengan enam cabang olahraga ini dengan tujuan mengajak semua masyarakat Indonesia selalu melaksanakan aktifitas olahraga yang juga menjadi rutinitas aktifitas setiap hari," jelasnya.

Asisten II Bidang Umum dan Pemerintahan, Abdul Rahman Basri mewakili Plh Bupati Jayapura mengatakan, kegiatan gala desa tahun ini menjadi satu langkah maju pemerintah daerah dalam melaksanakan pembinaan terhadap bibit atlet berpotensi menuju PON XX tahun 2020.

Terima kasih kepada Kemenpora telah mengakomodir daerah ini masuk program gala desa 2017. Hasil yang dilahirkan dalam iven berskala lokal ini, diharapkan sistem pembinaan berjenjang harus dilaksanakan oleh pihak-pihak terkait dalam hal ini Dispora dan juga KONI Kabupaten Jayapura.

“Potensi yang sudah ada ini tidak lagi berkurang karena minimnya pembinaan. Kalau bisa cabang olahraganya juga ditingkatkan, sehingga persediaan bibit atlet berpotensi tetap ada dan dapat digunakan diwaktu mendatang," ujarnya.(*)

loading...

Sebelumnya

Tim teknis KONI Papua mengemban tiga tugas utama

Selanjutnya

Rugby dijadikan ikon olahraga di Papua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe