Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Realisasi dana KPS di RSUD Deyai baru 75 persen
  • Jumat, 21 Oktober 2016 — 05:00
  • 661x views

Realisasi dana KPS di RSUD Deyai baru 75 persen

Dikatakan, penyerapan dana KPS belum sepenuhnya digunakan, karena pihak RSUD Deyai baru menerima KPS beberapa waktu lalu. Untuk itu pihaknya langsung memberikan petunjuk teknis penggunaan dana KPS di rumah sakit.
Kartu Papua Sehat - Dok. Jubi
Roy Ratumakin
Editor : Syofiardi

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi – Penggunaan dana Kartu Papua Sehat (KPS) di Kabupaten Deyai, Papua baru terealisasi 75 persen atau Rp299.874.000 dari total dana yang dikucurkan Rp399.832.000.

Hal ini disampaikan Ketua Tim Survei Unit Percepatan Pembangunan Kesehatan Papua (UP2KP) tentang dana otonomi khusus sebesar 15 persen untuk kesehatan dan KPS di Kabupaten Paniai, Deiyai dan Kabupaten Dogiyai, Hidayat Wairoy di Jayapura, Kamis (20/10/2016).

"Sisa dana KPS untuk RSUD Deiyai yang belum terealisasi sebesar Rp99.958.000," katanya.

Dikatakan, penyerapan dana KPS belum sepenuhnya digunakan, karena pihak RSUD Deyai baru menerima KPS beberapa waktu lalu. Untuk itu pihaknya langsung memberikan petunjuk teknis penggunaan dana KPS di rumah sakit.

Persoalan penggunaan dana KPS tersebut bukan hanya terjadi di RSUD milik pemerintah, tetapi juga terjadi di rumah sakit mitra yang melayani pasien pengguna KPS. Rumah sakit mitra tersebut di antaranya Rumah Sakit Bhayangkara, Jayapura yang mengalami kendala soal indentitas pasien Papua yang datang berobat tapi tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Kuota KPS untuk RS Bhayangkara pada 2015 adalah Rp1,5 miliar. Namun dinilai masih kecil karena orang asli Papua yang berobat cukup banyak.

“Ketika kami klaim, katanya sudah melebihi kuota, akhirnya kami nombok kurang lebih Rp400 juta tahun lalu,” kata dr. Hen Budiono, petugas RS Bhayangkara. (*)

loading...

Sebelumnya

Cegah filariasis Puskesmas Hamadi gencarkan sosialisasi

Selanjutnya

BEM Stikom Muhammadiyah Jayapura dilantik

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4855x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4264x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4101x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3459x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2916x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe