Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Dinilai tebang pilih, legislator ancam laporkan Kejari Jayapura
  • Senin, 23 Oktober 2017 — 18:36
  • 422x views

Dinilai tebang pilih, legislator ancam laporkan Kejari Jayapura

"Sekali lagi kami minta ketegasan kejari, kalau memang dalam waktu dekat tidak dapat mengeksekusi Sekda Kota Jayapura, kami akan laporkan ke atasan Anda, karena ini tugas kejari. Kalau yang bersangkutan mengajukan peninjauan kembali (PK), bukan berarti menghalangi proses eksekusi, tidak ada urusan, itu nanti," kata Boy, Senin (23/10/2017).
Ilustrasi Kejaksaan Negeri Jayapura - Jubi. Dok
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Legislator Papua, Boy Markus Dawir (BMD) mengancam akan melaporkan kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Jayapura ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua dan Kejaksaan Agung (Kejagung), lantaran dinilai tebang pilih dalam eksekusi terpidana korupsi.

Ia mengatakan, Kejari Jayapura terkesan tebang pilih lantaran ada terpidana korupsi yang cepat dieksekusi dan ada yang hingga kini belum, meski sejak tahun lalu sudah ada salinan putusan tetap dari Mahkamah Agung (MA).

"Sekali lagi kami minta ketegasan kejari, kalau memang dalam waktu dekat tidak dapat mengeksekusi Sekda Kota Jayapura, kami akan laporkan ke atasan Anda, karena ini tugas kejari. Kalau yang bersangkutan mengajukan peninjauan kembali (PK), bukan berarti menghalangi proses eksekusi, tidak ada urusan, itu nanti," kata Boy, Senin (23/10/2017).

Menurutnya, kejari begitu cepat mengeksekusi rekannya di DPR Papua, John Ibo dalam kasus dugaan korupsi, karena telah memiliki putusan MA. Begitu juga terhadap Bupati Biak, Thomas Alfa Edison Ondi, padahal ketika itu yang bersangkutan masih berstatus tersangka.

"Apa masalahnya, sedangkan rekan kami sekretaris komisi II sudah dieksekusi. Alasannya harus disampaikan. Jangan tebang pilih. Kenapa susah dieksekusi," ujarnya.

Katanya, jika dalam pekan ini kejaksaan tidak mengeksekusi sekda Kota Jayapura, pihaknya secara kelembagaan, akan melaporkan secara resmi kepada kajati dan kejagung.

"Dulu katanya habis pilkada, habis lebaran, tapi sampai sekarang belum. Kami akan dorong dalam rapat badan musyawarah DPR Papua, untuk dilaporkan ke kejati dan kejagung," katanya.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Jayapura, Akmal Abbas ketika dikonfirmasi Jubi via telepon selulernya dan pesan singkat, tidak memberikan jawaban. (*)

loading...

Sebelumnya

Aktor di balik penyerangan Kemendagri diminta bertanggung jawab

Selanjutnya

Manajemen PTFI diminta tak tutupi kejadian di area tambang

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe