Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Freeport sebut jalur Timika-Tembagapura normal
  • Senin, 23 Oktober 2017 — 21:17
  • 1067x views

Freeport sebut jalur Timika-Tembagapura normal

"Akses jalan darat tetap normal, untuk akses jalan dari MP 66-MP 68 dikhususkan hanya untuk kendaraan `armoured` dengan pengawalan," kata Riza yang juga Juru Bicara Freeport ketika dihubungi Antara dari Timika, Senin (23/10/2017).
VP Corporate Communication PT Freeport Indonesia Riza Pratama (Foto: Istimewa)
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Timika, Jubi - Setelah kasus penembakan beruntun di lokasi pertambangan Freeport, Vice Presiden Corporate Communication PT Freeport Indonesia (PTFI), Riza Pratama, menyebutkan jalur transportasi dari Timika-Tembagapura atau sebaliknya, sejak Sabtu (21/10) sampai Senin (23/10) berjalan normal. 

"Akses jalan darat tetap normal, untuk akses jalan dari MP 66-MP 68 dikhususkan hanya untuk kendaraan armoured dengan pengawalan," kata Riza yang juga Juru Bicara Freeport ketika dihubungi Antara dari Timika, Senin (23/10/2017).

Ia juga mengatakan akses transportasi udara PTFI menggunakan helikopter sejak Sabtu (21/10) sampai Senin (23/10), juga tetap beroperasi normal seperti biasa. 

Pernyataan Riza tersebut justru berbeda dengan pernyataan yang dikeluarkan Kapolres Mimika, AKBP Victor D Mackbon di Timika, di hari yang sama.

Victor bahkan mengatakan sejak Sabtu (21/10) sampai Senin (23/10) akses transportasi Timika-Tembagapura melalui jalan darat ditutup dengan alasan keamanan. 

Ia juga belum bisa memastikan akses jalan darat kapan bisa dibuka, namun menurut Victor akses tersebut kemungkinan akan dibuka jika kondisi kemanan sudah kondusif. 

Sebelumnya pada Sabtu (21/10), dua kendaraan pengamanan internal PT Freeport Indonesia ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) di sekitar mile point 67,5, menyebabkan dua kendaraan PT.Freeport yang dikemudikan Muhamad Jamil dengan nomor lambung 01 4755 dan kendaraan dengan nomor lambung 01 5504, yang dikemudikan Joe Hacth berkebangsaan Amerika Serikat terkena tembakan di bagian sebelah kiri.

Bahkan tembakan penembakan tersebut, mengakibatkan supir kendaraan dengan nomor lambung 01 4755 mengalami luka akibat terkena serpihan kaca. Kedua kendaraan tersebut ditembak KKB saat hendak menjemput anggota brimob yang akan melakukan patroli.

Satuan tugas pengamanan objek vital nasional (Satgas Amole) yang terdiri dari brimob dan anggota TNI pascapenembakan melakukan pengejaran terhadap KKB, yang menurut pihak Kepolisian adalah kelompok dibawah pimpinan Ayub dan Sabinus Waker.

Kontak tembak antara aparat akhirnya terjadi di sekitar kampung Utikini, distrik Tembagapura dan mengakibatkan dua anggota brimob tertembak namun segera dievakuasi untuk mendapat penanganan medis di RS Tembagapura.

Pengejaran dilanjutkan pada Minggu (22/10) oleh sejumlah satgas Amole. Baku tembak pun pecah antara aparat dan KKB di sekitar jembatan Utikini, Distrik Tembagapura yang menyebabkan Briptu Berry Permana Putra tewas tertembak. 

Pada Senin pagi (23/10), anggota Satgas yang bermaksud mengevaluasi jenazah Briptu Berry di kampung Utikini kembali diberondong peluru dari KKB yang mengakibatkan empat personel terluka di bagian tangan dan kaki. (*)

loading...

Sebelumnya

Blokade jalan di Tolikara, Kapolda lakukan pendekatan persuasif

Selanjutnya

NRFPB rayakan enam tahun kelahiran

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe