Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. NRFPB rayakan enam tahun kelahiran
  • Selasa, 24 Oktober 2017 — 10:43
  • 875x views

NRFPB rayakan enam tahun kelahiran

Perayaan itu sebagai momentum melihat kilas balik perjuangan organisasi.
Petinggi NRFPB bersalaman dengan rakya dalam acara perayaan 6 tahun NRFPB (Foto dok NRFPB)
Benny Mawel
frans@tabloidjubi.com
Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi – Negara Republik Federal Papua Barat (NRFPB) merayakan kelahiran organisasi  ke enam setelah dideklarasikan pada konggres Papua III pada 19 Oktober 2011 lalu. Perayaan itu sebagai momentum melihat kilas balik perjuangan organisasi.

“Kita sampaikan semua NRFPB kerja kepada rakyat dalam perayaan ini,” kata Kepala sekretariat NRFPB, Markus Haluk, di hadapan rakyat yang menghadiri perayaan di Skyline, Kota Jayapura, (19/10/ 2017)

Haluk menyebutkan NRFPB telah fokus mengerjakan konsolidasi internal dan eksternal. Konsolidasi yang memperkuat posisi NRFPB itu juga menjadi kekuatan dan wadah koordinasi perjuangan rakyat Papua saat ini.

“Kita bekukan diri, bertahan sejenak lalu bersekutu dalam United Liberation Movement for West Papua (ULMWP),” kata Haluk menjelaskan.

Menurut dia, saat bersekutu dalam wadah ULMWP yang kemduian  dibentuk pada Desember 2014 di Vanuatu. NRFPB telah bekerja keras bersama dua faksi besar perlawanan di Papua. Termasuk Parlemen Nasional West Papua (PNWP) dan West Papua National Coalition for Liberation (WPNCL). 

Organisasi perjuangan yang dibentuk itu mendapat pengakuan dari orang Papua hingga eksternal negara-negara merdeka. Meski, ia mengakui masih ada sejumlah orang yang menolak organsiasinya, namun  Markus memastikan saat ini sikap penolakan itu bagian dari realistas dan menjadi bahan berefleksi bagi organisasi.

Ia mengaku seluruh Rakyat Papua sudah kosentrasi penuh mendukung beredaaan ULMWP. Hal itu dibuktikan dengan aksi turun jalan mendukung ULMWP menjadi anggota Melanesia Spearhead Group tahun 2015 hingga 2016 lalu.

“Dalam dua tahun 6 ribu orang rela ditangkap. Ini bukti dukungan rakyat itu sangat serius,” katanya.

Penangkapan itu terjadi Wamena, Jayapura, dan ratusan orang di Nabire, dan Merauke.

Ketua Dewan Adat Papua, Dominikus Surabut saat Konfrensi Luar Biasa di Balim, Lapago memberikan mandat politik kepada ULMWP.

“Kami masyarakat adat  menjalankan mandat sudah melakukan rapat akbar, dan memutuskan dukungan rekomendasi perjuangan pembebasan kepada ULMWP,” kata Dominikus.

Dukungan itu kepada semua faksi politik yang punya missi sama. “Bentuk lain tapi intinya dukungan sama kepada ULMWP demi terwujudnya kebangsaan (Nation) Papua Barat,” katanya.(*)

 

loading...

Sebelumnya

Freeport sebut jalur Timika-Tembagapura normal

Selanjutnya

Enam Anggota TNI Datangi Rumah Wartawan Suara Papua di Paniai

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe