Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Banyak kendala, pendaftaran PPD dan PPS Jayawijaya dikonsultasikan
  • Selasa, 24 Oktober 2017 — 17:59
  • 579x views

Banyak kendala, pendaftaran PPD dan PPS Jayawijaya dikonsultasikan

Tercatat  animo masyarakat yang mendaftar PPD dan PPS di Jayawijaya masih minim, hanya 1.071 orang mendaftar PPD dan 1.103 orang untuk PPS sejak resmi ditutup 19 Oktober 2017.
Proses pendaftaran PPD dan PPS di KPU Jayawijaya-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
islami@tabloidjubi.com
Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Wamena, Jubi – Hasil pendaftaran Panitia Pemilihan Distrik (PPD) dan Petugas Pemungutan Suara (PPS), komisi pemilihan umum daerah Jayawijaya bakal dikonsultasikan ke komisi pemilihan provinsi dan dan pusat. Tercatat  animo masyarakat yang mendaftar PPD dan PPS di Jayawijaya masih minim, hanya 1.071 orang mendaftar PPD dan 1.103 orang untuk PPS sejak resmi ditutup 19 Oktober 2017.

“Kendala itu yang perlu kami koordinasikan. Kami sudah menyurati, apa lagi masih banyak pendaftar terkendala dengan syarat ijazah,” kata Komisioner KPU Jayawijaya, Markus Way kepada wartawan di Wamena, Selasa (24/10/2017).

Markus juga menyebutkan masih terdapat 36 kampung yang belum ada mendaftar, sedangkan 29 kampung yang mendaftar hanya satu  orang, dan 26 kampung yang mendaftar hanya dua  orang. “Jadi total semua sekitar 97 orang yang masih kurang di PPS,” kata Markus menambahkan .

Ia juga mengeluhkan banyaknya pendaftar terkendala dengan syarat ijazah. Data pendaftar  yang masuk  menunjukan penyebaran PPS yang mendaftar di 40 distrik tidak merata. Sedangkan regulasi PKPU nomor 12 tahun 2017 mengamanatkan setiap PPS harus memiliki ijazah SMA dan PPD dan tidak boleh mendaftar jika sudah dua periode menjabat.

Kondisi yang terjadi di Jayawijaya menunjukan para pendaftar  masih banyak yang menggunakan ijazah SMP, sedangkan kepala kampung diangkat dari unsur adat dan budaya, sehingga tidak memiliki ijazah.

“Tetapi mereka dipercayakan sebagai kepala kampung,” kata Markus menjelaskan.

Ia mengakui dari jumlah PPD dan PPS yang mendaftar belum tentu semua terakomodir karena ada yang sudah bertugas dua periode berturut-turut dan hanya berijazah SMP. Bahkan ada yang foto copy ijazah lalu discan sehingga jadi perlu waktu memverifikasi.

Ketua Panwas Jayawijaya, Fredy Wamo pun mendukung langkah yang dilakukan KPU Jayawijaya menindaklanjuti banyaknya keluhan dari pendaftar PPD dan PPS. “Itu terkait syarat sesuai PKPU nomor 12 tahun 2017,” kata Fredy .

“Langkah KPU berkoordinasi ke tingkat yang lebih tinggi dalam hal ini KPU provinsi dan pusat itu sudah tepat,” kata Fredy menambahkan.

Ia berharap agar masyarakat mendapat pemahaman pasti tentang PKPU itu. (*)

loading...

Sebelumnya

Semua pihak diharapkan berkonsolidasi bangun Tolikara

Selanjutnya

Ini hambatan KPUD Jayawijaya saat merekrut PPD dan PPS

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe