Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Lucu, penjual ojek tawarkan Cap Tikus ke orang yang salah
  • Jumat, 27 Oktober 2017 — 10:44
  • 1283x views

Lucu, penjual ojek tawarkan Cap Tikus ke orang yang salah

Ia tak sadar orang yang ditawari minuman keras itu punya hubungan dengan kepolisian yang justru melaporkan NN ke aparat keamanan.
Theo Hesegem saat mengamankan tukang ojek yang menjual CT-Jubi/Ist
Islami Adisubrata
islami@tabloidjubi.com
Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Wamena, Jubi – Seorang tukang ojek di Kota Wamena berinisial NN akhir pekan lalu harus berurusan dengan kepolisian resor Jayawijaya, karena menawarkan dan menjual minuman beralkohol jenis Cap Tikus (CT) kepada seorang yang tak dikenal. Ia tak sadar orang yang ditawari minuman keras itu punya hubungan dengan kepolisian yang justru melaporkan NN ke aparat keamanan.

“Waktu itu saya sedang berdiri dengan teman di seputaran jalan Irian, lalu pengemudi ojek ini menawarkan saya CT,” kata Theo Hesegem, seorang yang melaporkan NN karena menjual cap tikus, di Wamena, Rabu (25/10/2017).

Setelah basa basi dan memastikan yang ditawarkan itu barang terlarang, Theo kemudian mencabut kunci motor NN dan menelpon ke kepolisian. Sontak  NN sang pengemudi ojek itu langsung memohon agar Theo tidak menelepon Kapolres, bahkan ia menawarkan uang untuk membeli rokok.

“Saya bilang tidak butuh uang yang saya butuh hanya kejujurannya di mana dia menjual dan siapa jaringannya,” kata Theo menambahkan.

Theo merupakan Ketua Jaringan Advokasi Hukum dan HAM Pegunungan Tengah Papua itu menahan motor NN. Namun dua hari berselang NN kembali mendatangi rumah Theo meminta motornya dengan membawa uang Rp 2 juta dengan maksud agar motornya dikembalikan, tetapi Theo menolak.

“Saya akan serahkan motornya kepada Kapolres Jayawijaya, disertai dengan surat berita acara penahanan motor tersebut,” katanya.

Kapolres Jayawijaya, AKBP Yan Pieter Reba saat dikonfirmasi membenarkan adanya seorang tukang ojek yang diamankan oleh anggota timsus Polres Jayawijaya.

Ia membenarkan  mendapat informasi dari Ketua Jaringan Advokasi Hukum dan HAM Pegunungan Tengah Papua, Theo Hesegem yang sempat menahan motor milik NN dengan cara mengambil kunci karena yang bersangkutan menawarkan CT kepadanya.

“Kemudian tim melakukan interogasi terhadap pelaku untuk menanyakan tempat penyimpanan barang berupa obat cemas dan minuman CT,” kata Yan Pieter.

Setelah diinterogasi, tim langsung bergeser ke rumah NN mengecek barang bukti sekaligus  menggerebek rumah dan menemukan barang berupa minuman Cap Tikus sebanyak 12 ember yang masih dalam proses pembuatan dalam bentuk minuman lokal jenis balo.

Minuman tersebut akan dimasak dan suling menjadi minuman CT, selain itu tim mengamankan obat yang kemudian dibawa ke laboratorium RSUD Wamena. “Untuk di cek kegunaan dan jenis obat. Selanjutnya tim langsung mengamankan barang bukti ke polres,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemekaran kampung di Paniai merepotkan komisi pemilihan

Selanjutnya

Kehadiran Herkules belum mampu turunkan harga semen di Jayawijaya

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe