Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Pasifik
  3. 2017, ekspor tuna Kepulauan Solomon meningkat
  • Sabtu, 28 Oktober 2017 — 06:46
  • 1376x views

2017, ekspor tuna Kepulauan Solomon meningkat

“Hingga saat ini, Global Fishery dan Solfish telah mengekspor lebih dari 50 peti kemas. Kami telah berhasil membawa lebih banyak armada long line ke Honiara setelah mereka melihat kesuksesan kerja sama kami,” katanya.
Direktur Utama Soltuna, Adrian Wickham (berdiri) memberi penjelasan kepada delegasi yang berkunjung untuk diskusi mengenai eksport Tuna Kepulauan Solomon minggu lalu. – Solomon Star News /Teddy Kafo
Editor : Zely Ariane

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Honiara, Jubi – Usaha bersama perusahaan asing Taiwan Global Fisheries Limited dan perusahaan lokal Kepulauan Solomon Solfish telah menghasilkan dampak positif yang signifikan pada ekonomi negara itu.

Tahun ini kedua perusahaan itu bekerja sama untuk memroses dan mengekspor lebih dari 50 kontainer peti kemas ke pasar luar negeri.

Petugas Eksekutif Global Fisheries Limited, Jack Chi Tien-I, dalam sebuah email yang dikirim ke Solomon Star News pada hari Selasa (24/10/2017) mengatakan bahwa ekspor tuna tahun ini meningkat.

“Hingga saat ini, Global Fishery dan Solfish telah mengekspor lebih dari 50 peti kemas. Kami telah berhasil membawa lebih banyak armada long line ke Honiara setelah mereka melihat kesuksesan kerja sama kami,” katanya.

Chi Tien-I juga mengatakan bahwa rekan bisnis lokal mereka juga telah memperbaiki fasilitas penyimpanan mereka didaratan. 

“Perusahaan Solfish sudah memiliki fasilitas penyimpanan 200 ton yang digunakan sejak awal tahun ini.

“Global Fishery akan fokus pada pengelolaan dan pengadaan kapal sementara Solfish akan melakukan ekspor dan impor dengan kapal penangkap ikan long line,” tambahnya.

Pengiriman pertama hasil tangkapan tuna dari kapal-kapal long line di Kepulauan Solomon diekspor ke pasar Jepang mulai Februari tahun lalu.(*)

Honiara, Jubi – Usaha bersama perusahaan asing Taiwan Global Fisheries Limited dan perusahaan lokal Kepulauan Solomon Solfish telah menghasilkan dampak positif yang signifikan pada ekonomi negara itu.

Tahun ini kedua perusahaan itu bekerja sama untuk memroses dan mengekspor lebih dari 50 kontainer peti kemas ke pasar luar negeri.

Petugas Eksekutif Global Fisheries Limited, Jack Chi Tien-I, dalam sebuah email yang dikirim ke Solomon Star News pada hari Selasa (24/10/2017) mengatakan bahwa ekspor tuna tahun ini meningkat.

“Hingga saat ini, Global Fishery dan Solfish telah mengekspor lebih dari 50 peti kemas. Kami telah berhasil membawa lebih banyak armada long line ke Honiara setelah mereka melihat kesuksesan kerja sama kami,” katanya.

Chi Tien-I juga mengatakan bahwa rekan bisnis lokal mereka juga telah memperbaiki fasilitas penyimpanan mereka didaratan. 

“Perusahaan Solfish sudah memiliki fasilitas penyimpanan 200 ton yang digunakan sejak awal tahun ini.

“Global Fishery akan fokus pada pengelolaan dan pengadaan kapal sementara Solfish akan melakukan ekspor dan impor dengan kapal penangkap ikan long line,” tambahnya.

Pengiriman pertama hasil tangkapan tuna dari kapal-kapal long line di Kepulauan Solomon diekspor ke pasar Jepang mulai Februari tahun lalu.(Solomon Star/Elisabeth C.Giay)

loading...

Sebelumnya

Dampak feodalisme Eropa dalam penobatan Kepala Suku di Fiji

Selanjutnya

Status pengungsi akibat perubahan iklim Tuvalu ditolak

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe