close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Konsumsi BBK di Papua selama triwulan III naik
  • Minggu, 29 Oktober 2017 — 00:04
  • 1493x views

Konsumsi BBK di Papua selama triwulan III naik

PT Pertamina (Persero) optimis semakin banyak masyarakat di Maluku dan Papua menggunakan produk-produk bahan bakar khusus (BBK) atau nonsubsidi seperti Pertalite, Pertamax, dan Dexlite. 
SPBU di Kota Jayapura - Jubi/Sindung
Editor : Sindung Sukoco

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - PT Pertamina (Persero) optimis semakin banyak masyarakat di Maluku dan Papua menggunakan produk-produk bahan bakar khusus (BBK) atau nonsubsidi seperti Pertalite, Pertamax, dan Dexlite. 

Retail Fuel Manager Pertamina Maluku Papua, Zibali Hisbul Masih, mengatakan Pertamina terus berupaya mensosialisasikan penggunaan produk BBM nonsubsidi yang lebih berkualitas dan akan menambah PAD Daerah.

“Ini bagus dan perlu terus kita dorong karena memberikan nilai tambah bagi konsumen, pemerintah, maupun Pertamina. Khusus bagi pemerintah, selain mengurangi beban subsidi juga menambah pendapatan daerah karena membesarnya nilai PBBKB bagi pemda setempat.,” kata Zibali, saat dihubungi melalui WA, Jumat (27/10/2017).

Menurutnya, sebagai lembaga penyalur bahan bakar minyak (BBM) untuk kendaraan, PT Pertamina (Persero) MOR 8, Maluku-Papua mencatat penyaluran BBM jenis Pertalite sebanyak  722 kiloliter tiap hari pada Oktober 2017 atau meningkat sebanyak 40 persen  setiap harinya dari total sebesar 1792 KL jika dibanding triwulan II tahun 2017.

Dijelaskannya, jumlah tersebut semakin menyusul daripada produk Premium di triwulan III tahun 2017 yaitu sebesar 1.057 kiloliter per hari. Untuk produk Pertamax, Pertamina mencatat kenaikan tetap di angka 1 persen atau 6 ribu liter per liter.

Untuk produk BBM Gasoil yaitu Dexlite, Pertamina mencatat kenaikan sebesar 100 kiloliter per hari atau naik menjadi 13 persen dari jumlah total hariannya sebesar 702 KL jika dibandingkan konsumsi pada triwulan II tahun 2017. 

Sedangkan solar subsidi konsumsi rata-rata hariannya di bulan Oktober 2017 mencapai 596 kiloliter per hari. 

Ardyant, warga Entrop, mengatakan Pertamina perlu selalu menjaga pasokan BBM di Kota Jayapura dan selalu melakukan pengawasan terhadap lembaga penyalur sehingga kepercayaan terhadapnya akan bisa terus bertambah.

“Sudah bagus akan tetapi perlu adanya waspada ada oknum yang bermain untuk memainkan harga dan jangan sampai seperti di daerah pegunungan yang lalu terjadi,” ujarnya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Investor Korsel jajaki potensi garam Manokwari Selatan

Selanjutnya

Harlisnas ke-72, SPLU Taman Imbi diresmikan 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4915x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4251x views
Otonomi |— Rabu, 17 Oktober 2018 WP | 2483x views
Polhukam |— Selasa, 16 Oktober 2018 WP | 2432x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe