Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Singo Edan “ompong” dikandang Mutiara Hitam
  • Minggu, 29 Oktober 2017 — 17:56
  • 854x views

Singo Edan “ompong” dikandang Mutiara Hitam

"Saya ucapkan selamat kepada Persipura atas tiga poin pada laga ini dan kami mengakui kekalahan. Persipura mampu bangkit pada babak kedua dan hasilnya gawang kami harus kebobolan tiga kali," katanya.
Selebrasi Marinus Wanewar usai membobol gawang Arema FC. Persipura menggiling tamunya dengan skor 3-1 - Jubi/Roy Ratumakin.
Roy Ratumakin
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Jean Bisay

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Persipura berhasil mengamankan tiga poin saat menaklukan Arema FC dengan skor 3-1, Minggu (29/1/2017) sore, di Stadion Mandala Jayapura.

Walau sempat tertinggal 0-1 dari tamunya, Boaz Solossa dan kawan-kawan mampu bangkit dan membalikan keadaan menjadi 3-1. Kemenangan tersebut mengantarkan pasukan Mutiara Hitam di bertengger di posisi tiga klasemen sementara Gojek Traveloka Liga 1 dengan perolehan 59 poin. Poin tersebut sama dengan Bali United yang menempati posisi empat.

Pelatih kepala Arema FC, Joko Susilo usai laga mengakui kekalahan sekaligus daya juang Persipura yang tidak kehilangan gairah hingga akhir laga.

"Saya ucapkan selamat kepada Persipura atas tiga poin pada laga ini dan kami mengakui kekalahan. Persipura mampu bangkit pada babak kedua dan hasilnya gawang kami harus kebobolan tiga kali," katanya.

Disinggung pada baabak kedua timnya bertahan karena total telah unggul 0-1. Joko pun membantah hal tersebut.

"Kami tidak bermain bertahan, malah pada baabak kedua saya memasukan Gonzales untuk menambah pundi-pundi gol kami. Namun Persipuralah yang lebih cerdik sehingga dapat membalikan keadaan dan meraih kemenangan," ujarnya.

Diakuinya faktor kekalahan akibat kekurangan beberapa pemain inti dan juga kondisi tim yang kurang stabil setelah keluarnya pemain belakang mereka.

"Setelah keluarnya Arthur, otomatis kami tidak memiliki pemain belakang yang sepadan dengan dia. Hal inilah yang dimanfaatkan tim Persipura meraih kemenangan," katanya.

Marco Kabiai mengakui dirinya dan juga rekan-rekannya sudah bermain sesuai dengan instruksi pelatih. Namun Persipuralah yang lebih menguasai pertandingan dan keluar sebagai pemenang.

"Kami sudah maksimal. Hasil berkata lain. Selamat untuk Persipura," kata Marco yang juga mantan pemain Persipura Jayapura itu.

Pelatih Persipura Wanderlay Junior senang dengan kemenangan ini. ia menilai laga tersebut cukup sengit dan menguras emosi.

"Setelah gol kedua yang kami hasilkan membuat saya melakukan selebrasi yang cukup berlebihan. Dan itu sangat menguras emosi. Pertandingan tadi sangat berat dan saya sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan anak-anak pada pertandingan tadi," katanya.

Wanderley memuji Ferinaando Pahabol bermain cukup luar biasa, sehingga babak kedua Persipura dapat meraih kemenangan.

"Bukan mengesampingkan pemain lain, namun setelah masuknya Izack Wanggai dan Pahabol kami mampu menguasai pertandingan. Inilah kemenagan yang cukup dramatis," ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Persipura U19 tantang Bali United di Semifinal

Selanjutnya

Kejurnas wushu, Papua rebut tiga perunggu

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe