Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. DPRD: Jalur Demta adalah jalan produksi yang harus diperhatikan 
  • Senin, 30 Oktober 2017 — 16:58
  • 353x views

DPRD: Jalur Demta adalah jalan produksi yang harus diperhatikan 

Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Jayapura, Kornelis Yanuaring, menegaskan jalan dari dan menuju ke Demta termasuk dalam spesifikasi jalan produksi yang harus diperhatikan oleh pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten.
Sejumlah anggota DPRD kabupaten Jayapura saat rapat di ruang Badan Musyawarah - Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
engellenny2509@gmail.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi - Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Jayapura, Kornelis Yanuaring, menegaskan jalan dari dan menuju ke Demta termasuk dalam spesifikasi jalan produksi yang harus diperhatikan oleh pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten.

"Sebenarnya agak riskan juga membicarakan persoalan jalan Demta. Pasalnya, jalan ini merupakan kewenangan Pemerintah provinsi Papua, bukan kewenangan kita di kabupaten," jelas Kornelis, saat ditemui di Kantor DPRD, Senin (30/10/2017).

Dijelaskan, jalan Demta ini disebut sebagai jalan produksi karena masyarakat di Demta dengan hasil sumber daya alam dari laut dan hutan, mereke membawa ke kota melalui jalur jalan darat yang sampai saat ini belum pernah diperbaiki.

Sementara di jalan yang sama juga digunakan oleh PT Sinar Mas yang mengirim minyak mentah hasil olahan kelapa sawit dari Lereh menggunakan truk-truk dengan muatan tanki yang besar ke dermaga di Demta.

"Untuk peningkatan ruas jalan itu tidak mungkin menggunakan anggaran yang bersumber dari APBD kita. Solusinya adalah Pemkab Jayapura mengajukan program ke Pemprov Papua sehingga melalui kerjasama ini peningkatan dan pemeliharaan jalan tersebut dapat dilaksanakan. Kasihan masyarakat Demta, pemerintah daerah harus cepat mengambil langkah untuk mengatasi persoalan ini," tegasnya.

Tokoh masyarakat Demta, Decky Yakore, mengatakan masyarakat di daerahnya ketika datang musim hujan tidak bisa keluar dari Demta karena kondisi jalan yang rusak parah akibat runtuhnya material tanah dan batu dari gunung yang menutupi badan jalan. Alternatif lain hanya lewat laut dan itu tidak semua masyarakat dapat menggunakannya.

"Pengusulan dari aspirasi masyarakat sudah kita sampaikan kepada Pemerintah kabupaten Jayapura. Peningkatan jalan berupa cor semen yang dilakukan ini juga tidak membantu karena hanya sebagian kecil dari panjang ruas jalan yang mencapai 35 Km. Apabila jika dihitung dari Worambaim, lebih dari itu. Sepenuhnya kita hanya berharap kepada pemerintah daerah saja," ungkapnya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

KPU serahkan dokumen pilkada Jayapura ke DPRD 

Selanjutnya

Banyak OPD belum capai target pengelolaan PAD

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe