Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Tempat judi roleks dibongkar, pengelola digelandang ke Polres Merauke
  • Senin, 30 Oktober 2017 — 17:09
  • 365x views

Tempat judi roleks dibongkar, pengelola digelandang ke Polres Merauke

Kapolres Merauke, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bahara Marpaung, menegaskan tempat permainan judi roleks di seputaran Jalan Ahmad Yani telah dibongkar aparat kepolisian setempat, Minggu (29/10/2017) malam. Pengelola permainan roleks, IS, digelandang ke Polres guna menjalani pemeriksaan.
Tempat permainan judi roleks di Jalan Ahmad Yani yang telah dibongkar aparat kepolisian – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
frans@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Merauke, Jubi - Kapolres Merauke, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bahara Marpaung, menegaskan tempat permainan judi roleks di seputaran Jalan Ahmad Yani telah dibongkar aparat kepolisian setempat, Minggu (29/10/2017) malam. Pengelola permainan roleks, IS, digelandang ke Polres guna menjalani pemeriksaan.

Kepada sejumlah wartawan, Senin (30/10/2017), Kapolres mengatakan sejumlah barang bukti yang didapat saat pembongkaran seperti peralatan judi roleks, televisi, rokok, serta minuman dibawa ke Polres.

“Anggota juga membawa IS sebagai pengelola untuk diperiksa penyidik. Pemeriksaan masih berlangsung dan jika ada unsur perjudian, yang bersangkutan diproses hukum,” tegasnya.

Dikatakan, apa yang dilakukan anggota membongkar tempat permainan roleks lantaran tak mengantongi izin resmi dari kepolisian.

“Jadi, saya perintahkan ditutup, agar tak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kapolres membantah saat pembongkaran berlangsung, ada insiden yang terjadi.

“Tak ada yang melakukan perlawanan. Pembongkaran berjalan lancar dan IS sebagai pengelola ikut dibawa ke Polres untuk menjalani pemeriksaan,” tegasnya.

Ditegaskan, tak boleh ada kegiatan roleks dibuka. Karena belum ada izin. Jika pengelola telah mengurus berbagai persyaratan, maka dapat diproses lebih lanjut untuk kegiatan dimaksud.

Seorang intelektual Marind, Harry Ndiken, menegaskan kegiatan pasar malam yang dilakukan jelas-jelas mengarah kepada perjudian sehingga harus ditutup.

“Saya kira langkah dari Kapolres Merauke menutup kegiatan tersebut sangat tepat. Dari awal saya selalu menegaskan bahwa apapun bentuk kegiatan yang dilakukan di arena pasar malam dengan menggunakan barang, itu tetap judi,” ujarnya. (*)
 

loading...

Sebelumnya

Pembangunan sekolah dan asrama di Korowai rampung

Selanjutnya

Tiga tahun, lulusan SD di lima kampung ini tak lanjut ke SMP

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe