Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Pemimpin Kabupaten Jayapura final, pihak tertentu diharap tak berpolemik
  • Selasa, 30 Oktober 2017 — 14:16
  • 301x views

Pemimpin Kabupaten Jayapura final, pihak tertentu diharap tak berpolemik

"Jangan lagi ada gerakan tambahan untuk menghambat pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Jayapura. Pertandingan itu ada masanya ada batas waktunya, kini semua sudah selesai," kata Orgenes Kaway, Senin (30/10/2017).
Penyerahan SK penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jayapura oleh Komisioner KPU, Betriks Wanane, kepada Mathius Awoitauw sebagai bupati terpilih - Jubi/Engel Wally
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Salah satu ondoafi atau kepala suku di Kabupaten Jayapura, Papua, Orgenes Kaway mengatakan, jangan lagi ada pihak yang berupaya menggangu jalannya pemerintahan dan pembangunan di wilayah itu, lantaran Mahkamah Konstitusi (MK) sudah memutuskan pasangan calon kepala daerah terpilih Jayapura.

Ia mengatakan, semua masyarakat Kabupaten Jayapura sudah tahu pasangan calon yang menang pilkada, sehingga jangan lagi ada pihak yang berupaya menciptakan polemik di masyarakat.

"Jangan lagi ada gerakan tambahan untuk menghambat pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Jayapura. Pertandingan itu ada masanya ada batas waktunya, kini semua sudah selesai," kata Orgenes Kaway, Senin (30/10/2017).

Menurutnya, semua proses dalam pilkada Kabupaten Jayapura sudah dilalui, hingga tiga kali pemungutan suara dua di antaranya Pemungutan Suara Ulang (PSU).

"Pihak yang tetap tidak puas dengan hasil PSU menempuh jalur hukum dan MK memutuskan pasangan calon yang menang. Sekarang mau cari keadilan di mana lagi. Semua sudah berakhir," ujarnya.

Menurutnya, pihak yang kalah dalam pilkada harus menerima dengan lapang dada. Ini bukan akhir, masih ada kesempatan lima tahun mendatang.

"Inilah pilihan rakyat. Berikan kesempatan kepada pasangan kepala daerah yang menang untuk melaksanakan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Jayapura, tanpa harus diganggu," ucapnya.

Usai rapat pleno penetapan Mathius Awoitauw dan Giri Wijiantoro sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jayapura di Kantor KPU Provinsi Papua, Kamis (26/10/2017) malam, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua, Adam Arisoi mengatakan keputusan sidang Mahkamah Konstitusi, Rabu (23/10/2017), sudah final. Tidak dapat diganggu gugat lagi karena sifatnya mengikat, dan merupakan keputusan tertinggi yang dikeluarkan oleh lembaga tinggi negara.

"Penetapan ini adalah akhir dari keputusan MK yang memerintahkan KPU untuk melaksanakan pleno penetapan setelah tiga hari dari keputusan. Kalau dilaksanakan kurang atau lebih dari tiga hari, maka dampaknya akan fatal bagi kami sebagai penyelenggara," kata Adam Arisoi.

Mengenai rekomendasi Bawaslu RI yang belum dilaksanakan oleh KPU Papua kata Adam, harus dipahami keputusan MK merupakan keputusan tertinggi konstitusi di Indonesia.

"Setelah tiga hari putusan, maka KPU wajib melaksanakan pleno penetapan," ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Wali Kota Jayapura : Saya tidak melarang orang menjual noken bermotif Bintang Kejora

Selanjutnya

Pelaku penembakan di PTFI teridentifikasi, polisi diminta segera menangkap

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe