Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Jayawijaya dukung penerapan aplikasi sistem keuangan desa
  • Selasa, 31 Oktober 2017 — 08:22
  • 681x views

Jayawijaya dukung penerapan aplikasi sistem keuangan desa

Siskeudes dinilai sangat penting untuk pengawasan penggunaan dana desa dan kampung.
Para operator kampung saat mengikuti pelatihan aplikasi keuangan desa-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
islami@tabloidjubi.com
Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Wamena, Jubi – Pemerintah kabupaten Jayawijaya mendukung penerapan aplikasi sistem keuangan desa (Siskeudes) yang telah diprogramkan oleh pemerintah pusat. Siskeudes dinilai sangat penting untuk pengawasan penggunaan dana desa dan kampung.

“Aplikasi sistem keuangan desa ini merupakan sarana untuk meminimalisisir tejadinya permasalahan dan kesalahan dalam pengelolaan keuangan kampung,” kata Asisten I Sekda Kabupaten Jayawijaya, Tinggal Wusono, Tinggal Wusono saat membuka pelatihan aplikasi keuangan desa (Siskeudes) bagi para operator di tingkat kampung, Senin (30/10/2017).

Menurut dia, aplikasi keuangan desa merupakan salah satu dari sekian aplikasi yang telah ditetapkan oleh kementerian dalam negeri, kementerian desa dan KPK dalam mengawal dana desa secara nasional.

“Saya harap kepada seluruh peserta pelatihan mengikuti kegiatan ini dengan baik, sehingga dapat menjadi terampil dan menerapkannya di kampung masing-masing,” kata Wusono menambahkan.

Selain itu ia berharap tenaga operator dapat dipercaya dalam mengelola laporan keuangan kampung dengan rasa tanggungjawab. Wusono mengakui masih banyak pelanggaran dalam pengelolaan dan dana kampung, dengan aplikasi yang ada itu mampu mengontrol penggunaan anggaran sehingga pelanggaran dan dapat diproses hukum.

Aplikasi itu juga  mengarahkan penggunaan keuangan kampung dengan benar, transparan, akuntabel sesuai dengan perundangan yang berlaku.

“Pemerintah Kabupaten Jayawijaya berharap agar pengelolaan keuangan yang benar dari 328 kampung dapat terinput dalam aplikasi siskeudes pada tahun 2017, dan dapat menjadi contoh untuk kabupaten lainnya,” katanya.

Ketua panitia pelatihan, aplikasi keuangan, Wati Juhaity menjelaskan, acara yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung ini dilaksankan selama lima hari sejak tanggal 30 Oktober hingga 3 November 2017 ini.

"Tujuan meningkatkan pengetahuan operator kampung tentang siskeudes dan dapat terinputnya data rencana kerja pemerintahan kampung, APBK serta laporan pertanggungjawabannya dan tepat sasaran," kata Wati.

Pelatihan juga diharapkan dapat mempercepat masuknya laporan keuangan kampung sesuai dengan aturan, serta perencanaan kampung dapat lebih efektif sesuai dengan arah kebijakan daerah. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemkab Jayawijaya diminta selesaikan dualisme KNPI

Selanjutnya

Beban biaya sosial di wilayah Lapago dikaji

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe