Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Meepago
  3. KPUD Paniai gagal singkronkan data kependudukan
  • Selasa, 31 Oktober 2017 — 19:22
  • 2174x views

KPUD Paniai gagal singkronkan data kependudukan

KPUD Paniai akan konsultasi dengan KPU Provinsi Papua untuk memastikan DPT.
Foto bersama anggota KPU Paniai, Panwaslu, DPRD, Kepolisian di gedung Uwata Wogi Yogi Enarotali, Selasa, (31/10/2017) – Jubi/Abeth You
Abeth You
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi – Komisi pemilihan umum daerah (KPUD) Kabupaten Paniai gagal mensingkronkan data kependudukan dalam rapat koordinasi melibatkan Pemda dan dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD). Rakor itu agendanya untuk validasi dan verifikasi kependudukan penyelenggaraan Pilkada 2018.

 “Jadi hari ini tidak ada data, maka kita tidak bisa singkronkan,” kata Ketua KPU Paniai, Yulius Gobay, kepada Jubi usai Rakor, di gedung Uwata Wogi Yogi Enarotali, Selasa, (31/10/2017).

Ia menyatakan agenda Rakor untuk memastikan Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilihan (DP4) yang ada dimilki pemerintah kabupaten Paniai. “Rencana data itu kami tetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT),” kata Yulius menambahkan.

Rakor itu belum menemukan titik terang antara Dinas Dukcapil dan DPRD, sehingga KPUD akan konsultasi dengan KPU Provinsi Papua untuk memastikan DPT.

Yulius menyatakan hasil koordinasi dengan KPU Papua dan KPU pusat akan diumumkan kepada masyarakat Paniai. Ia mengaku hingga saat ini masih bingung terkait pemekaran wilayah di Paniai yang mengubah smeua data kependudukan. “Apakah kita pakai kampung yang lama saja ataukah dengan kampung baru,” katanya.

Kepala Dinas Dukcapil Paniai, Ernot Kayame mengatakan, tiap hari kantornya didatangi masyarakat sehingga selalu bertambah penduduk, selain itu jaringan internet sempat rusak sehingga pihaknya baru saja melakukan pendataan di servernya.

“Maka akan dilakukan koordinasi dengan Direktorat jendral Kependudukan RI di Jakarta,” kata Ernot.

Menurut dia, dinas yang ia pimpin mencoba mengembalikan jaringan online, selain itu akan minta petunjuk Dirjen Kependudukan mengenai jumlah data penduduk yang sebelumnya dikirim. “Setelah itu barulah kami akan sampaikan ke KPU,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Gereja Stasi Santo Yohanes diresmikan di Paniai

Selanjutnya

Pemekaran kampung dan distrik di Paniai tanpa dasar hukum

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Pilihan Editor |— Selasa, 25 September 2018 WP | 9835x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6404x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 6052x views
Berita Papua |— Senin, 24 September 2018 WP | 4700x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe