Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Januari-September, sebanyak 95 orang di Merauke positif HIV
  • Selasa, 31 Oktober 2017 — 19:55
  • 1461x views

Januari-September, sebanyak 95 orang di Merauke positif HIV

Kepala Pusat Kesehatan Reproduksi Dinas Kesehatan kabupaten Merauke, dr. Inge Silvia, menjelaskan terhitung dari bulan Januari hingga September 2017, sebanyak 95 orang dinyatakan positif HIV.
Kepala Pusat Kesehatan Reproduksi Dinas Kesehaan kabupaten Merauke, dr Inge Silvia, sedang memberikan penyuluhan – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Merauke, Jubi - Kepala Pusat Kesehatan Reproduksi Dinas Kesehatan kabupaten Merauke, dr. Inge Silvia, menjelaskan terhitung dari bulan Januari hingga September 2017, sebanyak 95 orang dinyatakan positif HIV.

Hal ini disampaikan Inge kepada Jubi, usai memberikan penyuluhan, Selasa (31/10/2017).

Dikatakan, dari jumlah tersebut, dilihat dari statusnya, sebagian besar adalah ibu rumah tangga, menyusul kemudian pegawai swasta, aparatur sipil negara (ASN), serta pelajar.

“Jadi, dalam setiap bulan, jumlah yang ditemukan positif HIV kurang lebih 10 orang. Jumlah tersebut masih relatif stabil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ungkap Inge.

Dijelaskan, mereka yang  dinyatakan positif, terus didampingi sekaligus diberikan motivasi untuk terus bersemangat dalam menjalankan rutinitas tiap hari. Juga diberikan obat-obatan agar menghambat perkembanbiakan virus dalam tubuhnya.

Secara umum, kata Inge, mereka yang terinfeksi HIV, karena bebas melakukan hubungan seksual dengan banyak pasangan tanpa menggunakan pelindung.

“Ini yang selalu kami tekankan dalam setiap kesempatan ketika melakukan penyuluhan di berbagai tempat,” tuturnya.

Direktur Yayasan Santo Antonius (Yasanto) Merauke, Leonardus Mahuze, beberapa waktu lalu mengatakan sampai sekarang masih terdapat sejumlah ODHA (orang dengan HIV/AIDS) yang terus didampingi.

Hanya saja, kata dia, jumlahnya tidak sebanyak beberapa tahun silam. Selama mereka di Yasanto, berbagai aktivitas dijalankan sebagaimana biasa. Selain itu, rutin mengkonsumsi obat-obatan guna menghambat penyakit dimaksud. (*)
 

loading...

Sebelumnya

Consul General PNG dialog dengan pejabat Merauke

Selanjutnya

Rumah dinas guru di distrik Kaptel tidak layak huni

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6267x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5849x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 4013x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe