Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Atlet Papua diusulkan TC ke Australia
  • Rabu, 01 November 2017 — 01:22
  • 927x views

Atlet Papua diusulkan TC ke Australia

“Ada cabor dari PON ke PON dilaksanakan tidak pernah meraih medali. Cabor-cabor ini, atletnya nanti jalani latihan di dalam negeri," ujarnya.
Kwartet pedayung putri Papua yang menyumbang medali emas di PON Jawa Barat. Cabor dayung sangat pantas TC ke luar negeri - Jubi/Jean Bisay
Jean Bisay
jean@tabloidjubi.com
Editor :

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi – Para atlet Papua yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 diusulkan menjalani Training Centre (TC) di luar negeri.

Para olahragawan yang nantinya berlatih di luar negeri itu adalah atlet peraih medali emas, perak dan perunggu pada PON  XIX Jawa Barat dan juga atlet-atlet dari Cabang Olahraga (Cabor) unggulan  Papua.

“Saya mengusulkan atlet-atlet Papua latihan di Australia, karena disana fasilitas olahraga mereka lengkap. Atlet yang TC disana adalah andalan yang berpotensi meraih medali atau cabor unggulan Papua,” kata Ketua Pengurus Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) XX/2020 Papua, Yunus Wonda saat pertemuan dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua, Selasa (31/10/2017) di Kantor KONI Kompleks GOR Cenderawasih Jayapura.

Didampingi pengurus harian KONI Papua diantaranya Benny Jensenem, Willem Karetji, George Weyasu dan Ule Latumahina, pihkanya juga mengusulkan TC digelar dalam negeri,  khusus bagi atlet dari Cabor non unggulan.

“Ada cabor dari PON ke PON dilaksanakan tidak pernah meraih medali. Cabor-cabor ini, atletnya nanti jalani latihan di dalam negeri," ujarnya.

Wonda sangat mendukung KONI Papua segera mempersiakan atlet guna menjalani latihan. Juga pembentukan tim pemandu bakat untuk turun ke daerah-daerah menjaring bibit-bibit olahraga.

Dari hasil telescoting ini atlet -atlet yang terpilih dimasukan ke pemusatan latihan atau TC diluar negeri.

“Waktu terus berjalan, kita sebagai tuan rumah harus benar-benar menyiapkan atlet untuk terjun di PON XX/2020. Sukses penyelenggara harus sejalan dengan sukses prestasi," tegasnya.

Ketua DPR Papua ini menyarankan agar atlet-atlet Papua difasilitas untuk mengikuti berbagai single iven seperti kejurnas dan lainnya. Sehingga Atlet Papua memiliki pengalaman bertanding yang mumpuni.

Benny Jansenem sependapat. Pihaknya mendukung sebab, menurutnya hal ini penting sebagai uji coba bagi para atlet-atlet Papua.

“Semakin banyak jam terbang atlet, maka semakin baik pengalaman didapat sebelum atlet terjun di PON XX/2020," ujarnya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Kapolda buka bhayangkara Papua football akademy

Selanjutnya

Lebih cepat ke Bekasi, Persipura ambisi curi poin dari PS TNI

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe