Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Mamta
  3. 8.765 nelayan di Papua kantongi kartu asuransi
  • Rabu, 01 November 2017 — 06:10
  • 539x views

8.765 nelayan di Papua kantongi kartu asuransi

"Untuk membuat kedua kartu tersebut tidak sulit karena hanya membawa kartu keluarga dan KTP. Pengurusannya gratis. Target awal kartu asuransi hanya 8.050 namun kami berhasil mencapai 8.765 nelayan," katanya, Selasa (31/10/2017), di Jayapura.
Ilustrasi nelayan - Tempo.co
Roy Ratumakin
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, FX Mote, mengatakan hingga 2017 sebanyak 8.765 nelayan yang ada di Papua telah memiliki kartu asuransi nelayan. Sedangkan untuk kartu anggota nelayan telah mencapai 10.700 anggota.

"Untuk membuat kedua kartu tersebut tidak sulit karena hanya membawa kartu keluarga dan KTP. Pengurusannya gratis. Target awal kartu asuransi hanya 8.050 namun kami berhasil mencapai 8.765 nelayan," katanya, Selasa (31/10/2017), di Jayapura.

Ke depan, pihaknya berharap para bupati dan wali kota untuk segera mendorong Dinas Perikanan di setiap kabupaten/kota, membawa dan mendaftarkan nelayan sehingga bisa diproteksi seberapa besar nelayan yang ada di Papua, dan sudah berapa nelayan yang telah memiliki kartu asuransi nelayan.

"Kesejahteraan nelayan melalui lembaga pemberdayaan nelayan, telah berupaya melakukan berbagai program yang telah disalurkan ke 94.222 nelayan yang ada di Provinsi Papua," jelasnya.

Dikatakan, hingga saat ini, dari 29 kabupaten/kota hanya ada 13 kabupaten/kota yang bersentuhan langsung dengan laut. Namun dari 13 kabupaten/kota tersebut tidak semuanya membuat kartu nelayan dan asuransi.

"Kartu anggota dan asuransi nelayan sangat penting karena beberapa waktu lalu ada satu kasus di Kota Jayapura, yang mana ada seorang nelayan meninggal dunia dan mendapatkan asuransi Jasindo sebanyak Rp 165 juta," ujarnya.

Sementara Kepala Cabang asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) wilayah Papua, Setiono Joko Purwanto menambahkan, manfaat terbesar dari kartu asuransi nelayan ada dua, di antaranya santunan kecelakaan akibat melakukan aktivitas penangkapan ikan, dan santunan kecelakaan yang bukan diakibatkan aktivitas penangkapan ikan.

"Untuk santunan kecelakaan akibat melakukan penangkapan ikan di antaranya kematian akibat kecelakaan sebesar Rp200 juta, kematian akibat selain kecelakaan maksimal Rp160 juta, catat tetap Rp100 juta dan biaya pengobatan sebesar Rp20 juta. Sedangkan untuk santunan kecelakaan akibat selain melakukan aktivitas penangkapan ikan di antaranya kematian akibat kecelakaan sebesar Rp160 juta, kematian akibat selain kecelakaan Rp160 juta, catat tetap Rp100 juta dan biaya pengobatan Rp20 juta," urainya.

Ditambahkan, untuk prosedur klaimnya yang mana bila terjadi peristiwa yang berpotensi menimbulkan tuntutan klaim, tertanggung atau ahli waris juga keluarga tertanggung, bisa melaporkan kejadian klaim dan berkoordinasi dengan Dinas Perikanan, selanjutnya tertanggung atau ahli waris melengkapi dokumen sesuai kejadian yang dialami oleh tertanggung.

"Kalau proses klaim kami (Jasindo), yang mana nelayan tertanggung harus memiliki kartu asuransi nelayan, nelayan tertanggung tercantum dalam polis, klaim terjadi dalam jangka waktu pertanggungan polis, penyebab klaim terjamin (tidak dikecualikan) kondisi polis, dokumen klaim lengkap dan apabila klaim terjamin kondisi polis dan nelayan tertanggung telah memenuhi persyaratan klaim, maka asuransi Jasindo melakukan pembayaran klaim," sampainya. (*)

loading...

Sebelumnya

HPS ke-13, Papua menuju agroindustri pangan dan energi

Selanjutnya

Temui korban kebakaran, Wali Kota Tomi apresiasi keswadayaan warga

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe