Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. 14 kampung deklarasikan Stop Buang Air Besar Sembarangan
  • Sabtu, 22 Oktober 2016 — 09:01
  • 2135x views

14 kampung deklarasikan Stop Buang Air Besar Sembarangan

Ketiga, kami tidak akan mengotori danau, sungai dan lingkungan kami dengan buang air besar di sembarang tempat;
Bupati Jayapura memberikan dokumen komitmen masyarakat tentang stop BABS kepada Kadis Kesehatan Kabupaten Jayapura – Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
engellenny2509@gmail.com
Editor : Timoteus Marten

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Sentani, Jubi – Empat belas kampung di wilayah pembangunan I, II, III dan IV, Kabupaten Jayapura mendeklarasikan stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

Empat belas kampung itu adalah Kampung Bring, Iwon, Kwadeware, Pepuhabu, Purnawajati, Yougapsa, Sumbe, Nambom, Wahab, Benyom Jaya 1, Tablanusu, Garusa, Yokiwa dan Dosay.

Empat poin dalam deklarasi 14 kampung ini, di antaranya: Pertama, kampung-kampung kami telah menjadi kampung sadar jamban;

Kedua, seluruh anggota masyarakat di kampung kami akan terus menggunakan jamban sehat;

Ketiga, kami tidak akan mengotori danau, sungai dan lingkungan kami dengan buang air besar di sembarang tempat;

Keempat, kami berjanji untuk terus merawat jamban yang ada dan melestarikan perilaku bersih dan sehat tersebut.

Deklarasi di Kampung Toware, Distrik Waibhu, Selasa (18/10/2016) ini disambut baik pemerintah tingkat distrik dengan penandatanganan komitmen bersama yang dihadiri Yayasan Hirosi Papua, Dirjen Bina Kesehatan Masyarakat dan  Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura.

Bupati Jayapura Mathius Awoitauw mengatakan upaya-upaya menjaga kesehatan, baik lingkungan maupun manusianya harus didukung semua pihak. Upaya seperti ini kelihatannya sepele, tetapi mempunyai dampak luas.

“Kita patut menyampaikan banyak terima kasih kepada tenaga medis, semua stakeholder yang berperan di dalamnya untuk mengupayakan rencana besar ini dapat terlaksana. Kita mulai dari 14 kampung yang saat ini sudah berkomitmen,” kata Bupati, Jumat (21/10/2016).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura Khairul Lie mengatakan lima pilar yang harus dilakukan masyarakat di tiap kampung, seperti sanitasi air bersih, cuci tangan dengan sabun, stop BABS dan konsumsi makanan yang sehat. Langkah awalnya adalah stop BABS.

“Kita tetap mendorong agar perlakuan hidup sehat harus dilakukan. Awalnya kita mulai dari menghentikan pemicunya, seperti BABS ini. Setelah mereka sadar dan melakukan hal terbaik untuk kepentingan kesehatan hidup maka lima pilar dalam STTBM itu dapat dilakukan dengan sendirinya,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Kabupaten Jayapura kekurangan guru SD

Selanjutnya

Kadistrik Sentani Timur tegaskan hutan sagu harus dilindungi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe