Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Desa Tukuraki direlokasi pasca bencana longsor
  • Rabu, 01 November 2017 — 13:02
  • 706x views

Desa Tukuraki direlokasi pasca bencana longsor

Masyarakat Tukuraki dilanda petaka pada tahun 2012 akibat tanah longsor yang mengubur hingga 80% desa mereka dan mengambil nyawan sejumlah keluarga muda termasuk balita dan bayi muda.
Wakil Direktur Jenderal Pacific Community (SPC) dan Kepala bagian Kerjasama Uni Eropa pada saat peresmian desa baru untuk Komunitas Tukuraki – SPC
PINA
Editor : Zely Ariane
LipSus
Features |
Senin, 15 Oktober 2018 | 06:14 WP
Features |
Minggu, 14 Oktober 2018 | 21:06 WP
Features |
Minggu, 14 Oktober 2018 | 19:52 WP
Features |
Minggu, 14 Oktober 2018 | 12:30 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Nalotawa, Jubi – Setelah lebih dari lima tahun tinggal di perumahan sementara, komunitas Tukuraki di dataran tinggi Fiji hari Kamis lalu (26/10/2017) merayakannya pindahnya mereka ke desa yang baru dibangun dan tahan bencana.

Masyarakat Tukuraki dilanda petaka pada tahun 2012 akibat tanah longsor yang mengubur hingga 80% desa mereka dan mengambil nyawan sejumlah keluarga muda termasuk balita dan bayi muda.

Masyarakat komunitas itu terpaksa harus pindah ke rumah sementara mereka menghadapi risiko tanah longsor susulan dan, di tengah pemulihan dari bencana tanah longsor, mereka terkena topan Evan hanya 10 bulan kemudian.

Baru-baru ini komunitas itu kembali terpaksa harus melarikan diri ke gua-gua terdekat saat topan tropis Winston menyerang Februari tahun lalu, bencana besar ketiga yang menimpa komunitas itu dalam empat tahun.

Akibatnya, Pemerintah Fiji memprioritaskan relokasi untuk masyarakat pedalaman ini dan mendekati Komunitas Pasifik (SPC) untuk mendukung upaya ini. Saat ini, sebelas rumah dan sebuah balai komunitas tahan badai kategori lima yang baru saja diselesaikan telah dibuka secara resmi.

Relokasi yang memakan dana sebesar FJD$756.000 (sekitar AS$360.000) di Desa Tukuraki ke lokasi yang tidak rawan bencana itu dapat dilakukan melalui proyek Building Safety and Resilience in the Pacific Project (Keselamatan dan Ketahanan Bangunan di Pasifik; BSRP) yang dibiayai oleh Uni Eropa dan dilaksanakan oleh SPC. Proyek BSRP berkomitmen meningkatkan ketahanan Pasifik terhadap bencana dan perubahan iklim.

Selain bangunan, proyek ini juga menyediakan akses ke sumber air bersih kepada masyarakat. Area Ba, lokasi baru Tukuraki, dikenal sering mengalami kekeringan jangka panjang dan untuk mengatasi masalah ini, proyek telah membangun sebuah bendungan di dekatnya dan menempatkan tangki air yang secara strategis terhubung ke setiap rumah, memastikan masyarakat tidak akan kehabisan air.(Elisabeth C.Giay)

loading...

Sebelumnya

Prancis tandatangani deklarasi lindungi populasi ikan Paus Pasifik

Selanjutnya

Angka pasien pengguna dialisis di Samoa naik

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4807x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4195x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 3728x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3412x views
Polhukam |— Sabtu, 06 Oktober 2018 WP | 3291x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe