Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Banyak daerah di Papua belum serahkan formasi CPNS
  • Rabu, 01 November 2017 — 17:29
  • 1667x views

Banyak daerah di Papua belum serahkan formasi CPNS

Kondisi itu menyulitkan pemerintah Provinsi Papua mengetahui kebutuhan pegawai yang diperlukan daerah.
Pelamar sedang melihat hasil tes CPNS yang dibuka oleh Kementerian Hukum dan HAM (6/9/2017). - Jubi/dok
Alexander Loen
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi –Kabupaten dan kota di Papua banyak yang belum menyerahkan berkas formasi calon pegawai negeri sispil (CPNS). Kondisi itu menyulitkan pemerintah Provinsi Papua mengetahui kebutuhan pegawai yang diperlukan daerah.

“Belum semua kabupaten kota menyerahkan berkas. Padahal penerimaan CPNS kali ini merupakan formasi 2014,” kata Asisten Bidang Umum Sekda Papua, Elysa Auri, di Jayapura, Rabu (1/11/2017).

Ia minta daerah kabupaten dan kota segera memasukan berkas formasi CPNS kepada provinsi, agar bisa diketahui jumlah kuota pegawai yang diperlukan masing-masing daerah.

"Provinsi lain sudah mengirimkan lebih dulu, Papua baru akan lakukan tahun ini. Untuk itu, kami minta kabupaten dan kota segera menyiapkan berkas-berkas," kata Auri menambahkan.

Menurut dia, Otonomi Khusus (Otsus) bagi Papua tidak lama lagi akan berakhir, ia tidak tahu apakah akan dilanjutkan atau tidak. Untuk itu pemerintah kabupaten, kota dan provinsi harus bisa bersama-sama melakukan sesuatu yang berguna bagi daerah dan masyarakat Papua.

"Silahkan dibicarakan baik-baik, sehingga bisa diketahui berapa kebutuhan pegawai di masing-masing daerah," katanya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Papua, Nicolas Wenda mengatakan perbaikan usulan kebutuhan pengajuan kuota telah disampaikan ke Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) di Jakarta.

"Kabupaten dan kota segera kasih rincian ke kami, misalnya bidang pendidikan maupun kesehatan itu kebutuhannya berapa banyak," kata Wenda.

Disamping itu, dirinya mengimbau masyarakat tidak mudah percaya dengan tawaran sejumlah pihak maupun calo yang menjanjikan kelulusan.

"Untuk diterima sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), masyarakat wajib mengikuti seluruh tahapan, persyaratan maupun prosedur yang berlaku," katanya.

Ia menjelaskan kelulusan CPNS akan ditentukan oleh panitia pelaksana yang dikoordinir oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Papua melalui BKD. (*)

loading...

Sebelumnya

Masyarakat adat Meepago minta izin usaha pertambangan dicabut

Selanjutnya

UMP Papua 2018 naik menjadi Rp 2,8 juta

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Pilihan Editor |— Selasa, 25 September 2018 WP | 9308x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6364x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 6003x views
Berita Papua |— Senin, 24 September 2018 WP | 4489x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe