Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Konservasi mumi dianggarkan Rp 900 juta
  • Rabu, 01 November 2017 — 18:21
  • 1046x views

Konservasi mumi dianggarkan Rp 900 juta

Dana tersebut digunakan untuk membeli alat-alat dan bahan kimia yang semuanya harus didatangkan dari luar Papua.
Mumi di Lembah Baliem, Jubi/Dok
Islami Adisubrata
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Wamena, Jubi –Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kabupaten Jayawijaya menganggarkan dana Rp 900 juta untuk konservasi mumi yang dilakukan di beberapa titik di daerah setempat. Dana tersebut digunakan untuk membeli alat-alat dan bahan kimia yang semuanya harus didatangkan dari luar Papua.

“Sumber dana dari Otsus yang kita gunakan sekitar Rp 900 jutaan, karena alat-alat dan kawat serta bahan kimia harus didatangkan dari Surabaya,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jayawijaya, Alpius Wetipo, Rabu (1/11/2017)

Menurut dia,  tenaga ahli yang mengkonservasi Mumi di Jayawijaya sudah memasuki tahap akhir, mereka mengacu dari data yang ada serta diskusi dengan warga di lokasi Mumi.

“Kerusakan Mumi disebabkan oleh gigitan tikus dan ternak serta kurangnya perawatan oleh warga setempat,” kata Wetipo, menambahkan.

Kegiatan konservasi meliputi pemeliharaan, perawatan serta perlindungan telah dilakukan di empat  titik di antaranya Aikima, Araboda, Yiwika dan Pumo.

Bupati Jayawijaya, Wempi Wetipo mengakui mumi bagian dari sektor pariwisata di Jayawijaya yang menjadi daya tarik wisatawan dari dalam dan luar negeri.

Ia memastikan pengembangan dan pengeloaan sektor pariwisata terus dipacu melalui dinas pariwisata dan kebudayaan setempat. “Agar menjadi pemasukan pendapatan bagi daerah, maupun masyarakat setempat,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Tim saber pungli Jayawijaya diminta awasi Dandes

Selanjutnya

Kadinkes Yahukimo tegaskan kematian warga Samenage bukan pelanggaran HAM

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6014x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5675x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3688x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe