Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. KPUD diingatkan jeli seleksi calon anggota PPD
  • Kamis, 02 November 2017 — 01:06
  • 967x views

KPUD diingatkan jeli seleksi calon anggota PPD

"Misalnya saja di Jayawijaya, saya ikuti informasi penerimaan PPD di sana pendaftar sebanyak 1.280 ada di antara mereka diduga anggota parpol. KPUD Jayawijaya harus jeli melihat ini. Kalau tidak, saya khawatir akan menjadi masalah nantinya," kata Emus kepada Jubi, Rabu (1/11/2017).
Ilustrasi calon anggota PPD Jayawijaya ikut tes tertulis - Jubi/Islami 
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Anggota Komisi I DPR Papua yang membidangi pemerintahan, politik, hukum dan HAM, Emus Gwijangge mengingatkan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) kabupaten di Papua yang akan melaksanakan pilkada serentak, 2018 jeli melihat latar belakang calon yang mendaftar dalam seleksi anggota Panitia Pemilihan Distrik (PPD).

Ini dikatakan legislator perwakilan Kabupaten Nduge, Jayawijaya, Lanny Jaya, dan Mamberamo Tengah tersebut, terkait ada dugaan sejumlah calon anggota PPD Jayawijaya merupakan anggota partai politik, juga ada yang sudah menjadi anggota PPD hingga dua kali. 

"Misalnya saja di Jayawijaya, saya ikuti informasi penerimaan PPD di sana pendaftar sebanyak 1.280 ada di antara mereka diduga anggota parpol. KPUD Jayawijaya harus jeli melihat ini. Kalau tidak, saya khawatir akan menjadi masalah nantinya," kata Emus kepada Jubi, Rabu (1/11/2017).

Menurutnya, yang harus diakomodir adalah pendaftar yang benar-benar tidak terlibat parpol, tidak punya kepentingan politik tertentu, dan punya kemampuan memadai untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab.

"Ini supaya ketika pelaksanaan pilkada mendatang, tidak ada masalah di lapangan. Belajar dari pilkada beberapa kabupaten di Papua tahun ini, banyak masalah karena ulah penyelenggara, termasuk PPD. Jadi jangan sampai salah dalam merekrut calon anggota PPD," ujarnya. 

Katanya, calon yang merasa terlibat parpol atau sudah beberapa kali menjadi anggota PPD sebaiknya tahu diri. Tidak perlu lagi mendaftar. Berikan kesempatan kepada mereka yang tanpa kepentingan dan memiliki kapasitas, mengerti aturan dalam melaksanakan tupoksinya. 

"PPD ini perpanjangan tangan KPU, sehingga berperan bagaimana menyukseskan pilkada, termasuk di Jayawijaya. Kalau ada anggota PPD merupakan anggota parpol, akan membuat masalah di lapangan. Ini untuk menciptakan pilkada bersih di daerah. Pilkada di Papua jangan lagi seperti di Tolikara, Puncak Jaya, Intan Jaya dan lainnya. Jangan karena kesalahan penyelenggara masyarakat korban," katanya. 

Sejumlah calon anggota PPD yang mendaftar di KPUD Kabupaten Jayawijaya, dicurigai anggota partai politik. Ada juga yang sudah. beberapa kali menjadi anggota PPD. 

“Kami lihat di sini ada anggota partai yang ikut juga, dan beberapa di antaranya sudah ikut sebagai PPD selama dua periode,” kata Ketua KPUD Jayawijaya, Adi Wetipo, Selasa (31 /10/2017).

Komisioner KPU Jayawijaya Divisi Sosialisasi dan SDM, Markus Way mengatakan, penerimaan calon PPD dan PPS berdasarkan undang-undang nomor 7 tahun 2017 pasal 53 dan 54 dengan dikeluarkannya PKPU nomor 12 pasal 18 dan pasal 51,52 dan 53. 

“Melalui tes wawancara akan ditetapkan lima besar untuk 40 distrik, sehingga akan terdapat 200 PPD di tingkat distrik,” ucap Markus Way. (*)

loading...

Sebelumnya

Bakal calon kada petahana diharap tak ancam bawahan

Selanjutnya

Mahasiswa desak stakeholder selesaikan masalah Tembagapura

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe