Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Mahasiswa desak stakeholder selesaikan masalah Tembagapura
  • Kamis, 02 November 2017 — 01:12
  • 2081x views

Mahasiswa desak stakeholder selesaikan masalah Tembagapura

"Pemprov Papua, Pemkab Mimika, DPR Papua, dan DPRD Mimika segera duduk bersama pihak terkait untuk mencari solusi. Kalau masalah antara aparat keamanan dengan pihak yang disebut KKB, kelompok bersenjata, TPN/OPM itu didiamkan, akan berdampak terhadap situasi di Papua, bisa meluas dan ini berbahaya," katanya di Kantor Redaksi Jubi, Rabu (1/11/2017).
Ketua BEM FISIP Uncen, Bom Kombo (kanan) dan Wakil Ketua BEM FISIP Uncen, Yapi Pahabol (kiri) ketika berada di kantor redaksi Jubi, Rabu (1/11/2017) - Jubi/Arjuna 
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (BEM FISIP) Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura mendesak stakeholder atau pemangku kepentingan, segera mencari solusi masalah penembakan yang terjadi belakangan ini di area PT Freeport Indonesia (PTI) di Tembagapura, Kabupaten Mimika.

Ketua BEM FISIP Uncen, Bom Kombo mengatakan, mahasiswa sebagai fungsi kontrol sosial, tidak dapat tinggal diam dengan situasi yang terjadi di Tembagapura beberapa pekan terakhir. 

"Pemprov Papua, Pemkab Mimika, DPR Papua, dan DPRD Mimika segera duduk bersama pihak terkait untuk mencari solusi. Kalau masalah antara aparat keamanan dengan pihak yang disebut KKB, kelompok bersenjata, TPN/OPM itu didiamkan, akan berdampak terhadap situasi di Papua, bisa meluas dan ini berbahaya," katanya di Kantor Redaksi Jubi, Rabu (1/11/2017).

Menurutnya, sebelum masalah ini meluas, Pemprov Papua, Pemkab Mimika, DPR Papua, DPRD Mimika dan pihak terkait lain duduk bersama mencari penyelesaian. 

"Kami mau turun menyelesaikan masalah, tapi kami mahasiswa tak punya kapasitas. Kami baca di beberapa media, ekonomi dan pendidikan di Tembagapura tidak berjalan normal. Warga sekitar diungsikan keluar dari Tembagapura. Ini merugikan generasi muda Papua, bagaimana nasib masa depan mereka," ujarnya.

Wakil Ketua BEM FISIP Uncen, Yapi Pahabol mengatakan hal yang sama. Menurutnya, terlepas dari apakah ada kepentingan politik dan lainnya di balik masalah ini, pihaknya tidak tahu hal itu. Yang diinginkan mahasiswa, jangan sampai masyarakat sipil jadi korban.

"Makanya harus segara ditangani. Terlepas dari kepentingan apa pun, yang penting masyarakat tidak dikorbankan. Kami mahasiswa berusara supaya pihak yang punya kewenangan segera mencari solusi," kata Yapi. (*) 

loading...

Sebelumnya

KPUD diingatkan jeli seleksi calon anggota PPD

Selanjutnya

SKB CPNS Kemenkumham RI, OAP dinilai mampu bersaing

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe