Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. SKB CPNS Kemenkumham RI, OAP dinilai mampu bersaing
  • Kamis, 02 November 2017 — 19:34
  • 1046x views

SKB CPNS Kemenkumham RI, OAP dinilai mampu bersaing

“Paling penting adalah mereka memiliki performa yang tinggi menjadi pegawai Kementerian Hukum dan HAM khususnya Kanwil Papua,” katanya.
Ilustrasi tes CPNS Kemenkumham - Tempo.co
Roy Ratumakin
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) pengamatan fisik serta tes wawancara merupakan akhir dari rangkaian tes CPNS Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia (Kemenkumham RI) formasi SLTA, yang berlangsung di Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Papua, pada Rabu (1/11/2017).

SKB di tingkat panitia daerah khususnya Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Papua, juga didatangi tim penguji dari panitia pusat Jakarta. Ada dua tim penguji pusat yang bergabung dengan tim penguji daerah dalam melakukan tes tersebut.

Dikatakan, Ade Panguji, salah satu penguji dari tim pusat, yakin peserta yang mengikuti tes SKB, orang-orang terpilih yang berjuang hingga mampu mencapai tes wawancara terakhir.

“Paling penting adalah mereka memiliki performa yang tinggi menjadi pegawai Kementerian Hukum dan HAM khususnya Kanwil Papua,” katanya.

Terkait banyak beredar kabar orang asli Papua (OAP) yang dianggap tidak mampu dalam seleksi CPNS, dirinya menepis isu tersebut, sebab menurutnya orang Papua mampu saat ia melihat hasil Computer Assisted Test (CAT) sebelumnya, dan ada yang memperoleh nilai 100.

“Papua itu tertinggal tetapi saya tidak sependapat karena Papua sudah mampu menyesuaikan, seperti provinsi lain di Indonesia,” ujarnya.

Kepala Kanwil Kemenkumham Papua, Abner Banosro, di ruang kerjanya mengatakan dalam tes terakhir pengamatan fisik dan wawancara, ada yang memperoleh nilai tinggi namun nilai tersebut tidak menjamin kelulusan.

“Nanti nilai itu diakumulasikan dari tes pertama CAT, kesamaptaan, dan tes akhir pengamatan fisik dan wawancara yang akan dikeluarkan secara resmi oleh panitia pusat,” tegas Banosro.

Ia pun mengimbau kepada pegawai dan pejabat di lingkungan Kanwil Kemenkumham Papua yang anak-anaknya atau keluarga ikut dalam seleksi CPNS, lantas namanya tidak keluar, harus berlapang dada.

“Jadi kami tidak ada kepentingan, semua sudah diatur oleh sistem. Kami hanya mengawal dan menyukseskan formasi penerimaan CPNS Kanwil Kemenkumham Papua,” sampainya.

Ditambahkan, dalam seleksi ini juga diawasi ketat oleh Ombudsman Provinsi Papua, Unit Pemberantasan Pungutan Liar (UPP) Provinsi Papua, dalam hal ini dari perangkat Polda Papua yang turut membantu dalam pelaksanaan seleksi CPNS.

Dikatakannya, ada laporan dari Ombudsman yang telah diterima pihaknya, yang mana ada masyarakat melapor ke Ombudsman, telah terjadi pungli pada pelaksanaan penerimaan CPNS di lingkup Kanwil Kemenkumham Papua.

"Jika oknum pegawai tersebut terbukti melakukan pungli akan ditindak tegas sesuai keputusan dari pusat,” kata Banosro. (*)

loading...

Sebelumnya

Mahasiswa desak stakeholder selesaikan masalah Tembagapura

Selanjutnya

Legislator Papua pertanyakan kabar tim saber pungli

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe