Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Kadinkes Yahukimo tegaskan kematian warga Samenage bukan pelanggaran HAM
  • Kamis, 02 November 2017 — 01:48
  • 925x views

Kadinkes Yahukimo tegaskan kematian warga Samenage bukan pelanggaran HAM

"Di berita katanya pelanggaran HAM akibat penyakit misterius, itu tidak benar, karena tim kami sudah turun ke Distrik Samenage dan melakukan pengobatan di sana. Sesampainya di sana tidak ditemukan wabah atau penyakit misterius itu," sampainya, Selasa (31/10/2017).
Obat-obatan dari Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Yahukimo saat melayani masyarakat Distrik Samenage – Jubi / Piter Lokon
Piter Lokon
piter@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Yahukimo, Jubi - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Yahukimo, Lewi Yando, membantah berita di media tabloidjubi.com pada minggu, 29 Oktober 2017, terkait kematian warga Samenage yang terindikasi pelanggaran HAM.

"Di berita katanya pelanggaran HAM akibat penyakit misterius, itu tidak benar, karena tim kami sudah turun ke Distrik Samenage dan melakukan pengobatan di sana. Sesampainya di sana tidak ditemukan wabah atau penyakit misterius itu," sampainya, Selasa (31/10/2017).

Lanjutnya, guna memastikan penyebab kematian pihaknya telah mengirim dua orang tenaga medis yang terdiri dari dr. Fransiskus Fenanlampir sebagai dokter umum dan Meryanus Alfred, SKM administrator.

"Tim medis melewati Kabupaten Jayawijaya (Wamena) sebab dari Yahukimo sulit akses pesawat untuk ke Distrik Samenage dan, dan kami menggunakan pesawat carter dari Wamena," sampainya.

Ia menambahkan, selama ini media massa memberitakan penyebab kematian dikarenakan wabah dan itu bentuk pelanggaran HAM ketika didiamkan.

"Semua isu itu tidak benar. Kematian warga di sana akibat kelalaian petugas medis. Kami juga sudah mencopot kepala Puskesmas di sana," akunya.

Sementara itu salah satu tenaga medis, Meryanus Alfred, sebagai SKM administrator dalam tim kesehatan mengatakan, selama mereka melakukan pelayanan kesehatan di Samenage, mereka mendapat sambutan hangat dari warga.

"Kami sudah sampaikan aspirasi warga terkait tenaga medis yang jarang melayani mereka, itu kenapa kepala Puskesmas telah dicopot sebab lalai dalam melaksanakan tugas," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Konservasi mumi dianggarkan Rp 900 juta

Selanjutnya

KPU Jayawijaya: Seleksi PPD, tidak ada titipan kosong satu kosong dua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe