Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Penkes
  3. SD YPPK GB Jayapura undang petugas kesehatan beri pemahaman soal filariasis
  • Kamis, 02 November 2017 — 02:00
  • 584x views

SD YPPK GB Jayapura undang petugas kesehatan beri pemahaman soal filariasis

"Ini bukan yang pertama kali kami datangkan petugas kesehatan ke sekolah. Petugas memberikan pemahaman dan edukasi terhadap anak didik terkait berbagai penyakit yang rentan sekali terhadap anak-anak. Untuk kali ini materinya terkait filariasis atau kaki gajah," kata Clara Setiani, salah satu guru.
Ilustrasi penyebaran penyakit filariasis - Jubi/IST.
Roy Ratumakin
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Galuwo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - SD Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) Gembala Baik (GB), Jayapura, mengundang petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Jayapura untuk memberikan pemahaman, sekaligus memberikan obat filariasis kepada peserta didik, Rabu (1/11/2017).

"Ini bukan yang pertama kali kami datangkan petugas kesehatan ke sekolah. Petugas memberikan pemahaman dan edukasi terhadap anak didik terkait berbagai penyakit yang rentan sekali terhadap anak-anak. Untuk kali ini materinya terkait filariasis atau kaki gajah," kata Clara Setiani, salah satu guru.

Dikatakan, walaupun di lingkup sekolah belum ada kasus namun ada baiknya pihaknya melakukan pencegahan. "Langkah pencegahan juga bukan terhadap kaki gajah saja, tetapi bulan lalu juga kami sudah datangkan petugas kesehatan untuk melakukan penyemprotan guna memberantas jentik-jentik nyamuk penyebab demam berdarah. Jadi kita jangan tunggu ada kasus dulu baru bergerak. Mengantisipasi adalah jalan terbaik," ujarnya.

Clara menambahkan, selain dari petugas kesehatan, pihaknya juga telah mendatangkan petugas dari Balai Pengawasan Obat dan Makanan ( Balai POM) Papua. "Anak-anak ini kan sering jajan di luar sekolah. Nah, dengan pemberian pemahaman dari pihak Balai POM, diharapkan anak-anak dapat membedakan mana makanan yang sehat dan mana makanan yang tidak sehat (makanan yang mengandung bahan kimia)," katanya.

Sementara Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr. Aaron Rumainum mengatakan, terkait dengan pemberian obat filariasis kepada anak-anak usia sekolah memang merupakan program kerja dari Dinas Kesehatan Papua.

"Ini sudah kami lakukan jauh-jauh hari sebelumnya dan sasarannya adalah anak-anak yang duduk di bangku SD, SMP dan SMA. Untuk mahasiswa dan orang dewasa bisa langsung saja ke Puskesmas terdekat," katanya.

Lanjutnya, mengkonsumsi obat filariasis juga bukan hanya satu kali tetapi harus dilakukan secara rutin selama lima tahun. "Jadi satu orang mengkonsumsi obat filariasis pada tahun ini yaitu bulan November maka tahun depan di bulan November yang bersangkutan harus kembali meminum obat tersebut, dan diulangi selama lima tahun berturut-turut. Setelah lima tahun baru tidak mengkonsumsi obat lagi," jelasnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Seks usia dini berpotensi kena kanker serviks

Selanjutnya

Di Korowai ditemui ibu hamil bergizi buruk dan anak kekurangan protein

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe