Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Kapolres: Laka lantas di Merauke 90 persen karena minol
  • Kamis, 02 November 2017 — 10:00
  • 460x views

Kapolres: Laka lantas di Merauke 90 persen karena minol

Kapolres Merauke, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bahara Marpaung, mengungkapkan tingginya kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, dipicu konsumsi minuman beralkohol (minol).
Minuman lokal (milo) yang disita Polres Merauke dari penjual maupun yang memproduksi – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
frans@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Merauke, Jubi – Kapolres Merauke, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bahara Marpaung, mengungkapkan tingginya kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, dipicu konsumsi minuman beralkohol (minol).

Hal itu disampaikan Kapolres kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Rabu (1/11/2017).

“Bagaimana tidak terjadi laka lantas, kalau orang yang mengendarai motor maupun mobil, umumnya telah dipengaruhi minuman beralkohol,” tegasnya.

Bahkan, lanjut Kapolres, lebih banyak dikonsumsi adalah minuman lokal (milo) jenis sopi.

“Ada yang meninggal di tempat setelah tabrakan akibat mengendarai kendaraan dengan kecepatan tinggi,” katanya.

Dari data yang dimiliki, katanya, pada tahun 2016, jumlah lakalantas sangat tinggi mencapai 260 kasus. Sedangkan tahun ini ada 154 kasus atau turun sekitar 40 persen.

“Kalau tahun lalu, 31 orang meninggal dunia akibat laka lantas. Sedangkan tahun ini 20 orang. Begitu juga korban luka berat dan ringan terjadi penurunan drastis dibanding tahun sebelum,” kata dia.

Untuk menekan kembali  kecelakaan lalulintas, kegiatan operasi zebra mulai dilakukan. Itu dengan tujuan agar masyarakat lebih berdisiplin diri ketika mengendarai kendaraan. Juga meminimalisasi kecelakaan maupun pelanggaran.

Kabag Ops Polres Merauke, Komisaris Polisi (Kompol) Marthen Koagouw, menambahkan khusus berkaitan dengan milo, pihaknya terus melakukan operasi secara rutin tiap malam. Itu dengan tujuan agar dapat meminimalisasi penjualan maupun produksi sopi.

“Memang masih ditemukan orang menjual dan memproduksi milo. Tetapi barang bukti peralatan seperti kompor dan lain-lain, kami sita sekaligus membawa pelakunya dan diserahkan ke Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk diproses secara hukum sampai pengadilan,” tegasnya. (*)
 

loading...

Sebelumnya

Bangunan pospol Kelapa Lima dipalang pemilik ulayat

Selanjutnya

Anggota DPR RI janji perjuangkan tambahan kuota pupuk bagi petani Merauke

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe