Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Saireri
  3. Setiap kelurahan di Biak ditarget miliki bank sampah
  • Jumat, 02 November 2017 — 00:58
  • 773x views

Setiap kelurahan di Biak ditarget miliki bank sampah

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Biak Numfor, Papua, menargetkan setiap kelurahan di Biak miliki bank sampah untuk membantu mengatasi pengelolaan sampah bernilai ekonomis.
Kerajinan tangan dari plastik bekas air mineral kemasan yang dihasilkan bank sampah Khena Mbay Umbay di distrik Sentani kabupaten Jayapura - Jubi 
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Biak, Jubi - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Biak Numfor, Papua, menargetkan setiap kelurahan di Biak miliki bank sampah untuk membantu mengatasi pengelolaan sampah bernilai ekonomis.

"Kami berharap delapan kelurahan di Kabupaten Biak Numfor terdiri lima di wilayah distrk Biak Kota dan tiga distrik Samofa dapat terbentuk bank sampah," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Biak, ZL Mailo,a menanggapi pembentukan bank sampah setiap kelurahan, Kamis (2/11/2017).

Ia mengakui gagasan membentuk bank sampah di setiap kelurahan dinilai sangat efektif membantu mengatasi pengelolaan sampah rumah tangga.

Kadis Lingkungan Hidup ZL Mailoa menyebut upaya untuk membentuk bank sampah di setiap kelurahan telah mulai digagas sejumlah kepala kelurahan di Biak.

Salah satu keseriusan membentuk bank sampah, lanjut Mailoa, dilakukan kepala kelurahan Brambaken distrik Biak Kota dengan melatih masyarakat untuk mengelola dan memanfaatkan limbah sampah menjadi bernilai ekonomis.

"Saya berharap Bank sampah induk yang sudah kami bentuk di Darfuar dapat mendorong delapan kelurahan membentuk bank sampah sebagai pengepul dari limbah sampah warga setempat," harapnya.

Menyinggung limbah sampah di Biak per hari, menurut Mailoa, sesuai data dari lapangan volume sampah meningkat hingga mencapai 75 ton/hari.

Dari limbah sampah yang diangkut setiap hari puluhan ton ke tempat pembuang akhir, menurut Mailoa, hanya 11 persen dari jumlah limbah telah dapat dimanfaatkan menjadi pakan ternak.

"Adanya peningkatan limbah sampah rumah tangga di Biak sekitarnya karena makin sadarnya warga Biak untuk membuang sampah di bak kontainer penampung sampah yang sudah disediakan di sejumlah lokasi strategis kota ruas jalan Biak," katanya.

Sedangkan faktor lain adanya peningkatan volume sampah Biak, menurut ZR Mailoa, karena bertambahnya jumlah rumah tangga karena kepindahan penduduk ke Biak serta berkembangnya industri makanan rumahan di Biak dan sekitarnya.

Delapan kelurahan di Biak, terdiri lima di distrik Biak Kota yakni kelurahan Mandala, Fandoi, Burokub, Wafnor, dan Saramom serta tiga di wilayah distrik Samofa diantaranya kelurahan Samofa, Brambaken, dan elurahan Karang Mulia.

Berdasarkan data setiap hari sebanyak 800 relawan dan petugas penyapu jalan membersihkan ruas jalan kota Biak, distrik Samofa hingga distrik Yendidori untuk menjaga kebersihan kota Biak. (*)
 

loading...

Sebelumnya

Warga Nabire keluhkan sampah di pasar Karang Tumaritis

Selanjutnya

Hampir empat tahun longsor di sungai Kaliharapan diabaikan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe