Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Anggota DPR RI janji perjuangkan tambahan kuota pupuk bagi petani Merauke
  • Kamis, 02 November 2017 — 16:12
  • 629x views

Anggota DPR RI janji perjuangkan tambahan kuota pupuk bagi petani Merauke

Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Solaiman Hamzah, berjanji akan memperjuangkan tambahan kuota pupuk bagi petani di kabupaten Merauke. Karena dalam beberapa tahun terakhir, sering ada keluhan pupuk di saat petani mulai melakukan aktivitas menanam.
Lahan pertanian milik masyarakat di lokasi eks transmigrasi yang telah ditanami padi – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
frans@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Merauke, Jubi – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Solaiman Hamzah, berjanji akan memperjuangkan tambahan kuota pupuk bagi petani di kabupaten Merauke. Karena dalam beberapa tahun terakhir, sering ada keluhan pupuk di saat petani mulai melakukan aktivitas menanam.

Hal itu disampaikan Solaiman Hamzah kepada sejumlah wartawan di kampung Urumb,distrik Semangga, kabupaten Merauke Kamis (2/11/2017).

“Memang saya selalu mendapat laporan kalau kelangkaan pupuk sering terjadi di Merauke.  Sebagai tindaklanjutnya, saya sudah bertemu pimpinan Pupuk Indonesia serta perwakilan pupuk Kaltim dan Petro Kimia di Jakarta beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Dikatakan, kewenangan mensuplai pupuk ke kabupaten/kota adalah pemerintah pusat melalui provinsi dengan mengacu kepada kebutuhan setiap musim tanam yang diperlukan petani.
Hanya saja, jelas Solaiman, masih terjadi kelangkaan dan terus dikeluhkan. 

“Tentunya akan saya cari tahu juga, sebenarnya persoalan kelangkaan itu terjadi dimana. Apakah karena di tingkat provinsi atau di para distributor di kabupaten,” tegasnya.

Khusus di kabupaten Merauke, katanya, menjadi prioritas. Karena daerah ini sangat cocok untuk pengembangan pertanian. Apalagi setiap tahun, luasan lahan yang dibuka terus mengalami peningkatan.

“Saya memahami kalau yang paling dibutuhkan petani adalah pupuk. Sehingga ketika terjadi kelangkaan, otomatis mereka akan berteriak. Ini menjadi salah satu pekerjaan untuk diperjuangkan, agar pada musim tanam mendatang, cadangan pupuk selalu mencukupi,” tuturnya.

Sumarlan, warga kampung Sidomulyo, mengharapkan pada musim tanam tahun depan, pemerintah melalui distributor menyalurkan pupuk sesuai kebutuhan. Sehingga tidak terjadi kelangkaan seperti tahun sebelumnya.

“Bagaimana mungkin kita membuka lahan dalam skala luas, sementara untuk mendapatkan pupuk bersubsidi sangat sulit. Ini menjadi catatan bagi pemerintah,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Kapolres: Laka lantas di Merauke 90 persen karena minol

Selanjutnya

Ratusan warga kampung Urumb dapat pelayanan kesehatan gratis

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe