Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Pesta Budaya Kamp, panitia bantah beri nasi basi
  • Jumat, 03 November 2017 — 16:48
  • 1130x views

Pesta Budaya Kamp, panitia bantah beri nasi basi

Panitia pelaksana Pesta Budaya Kamp membantah keras jika makanan berupa nasi bungkus yang diberikan kepada kelompok kesenian dari beberapa kampung saat mengikuti kegiatan selama tiga hari di kampung Wendu, distrik Semangga, kabupaten Merauke, sudah basi.
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke, Kanisius Paulus Yuki, didampingi kepala seksinya, Isaias Ndiken, sedang berikan keterangan pers – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
frans@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Merauke, Jubi - Panitia pelaksana Pesta Budaya Kamp membantah keras jika makanan berupa nasi bungkus yang diberikan kepada kelompok kesenian dari beberapa kampung saat mengikuti kegiatan selama tiga hari di kampung Wendu, distrik Semangga, kabupaten Merauke, sudah basi.

Penegasan itu disampaikan Kepala Seksi Promosi Seni dan Budaya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke, Isaias Ndiken, kepada Jubi, Jumat (3/11/2017).

“Apa yang disampaikan Godefilus tidak benar dan terkesan mencari-cari kesalahan. Karena yang bersangkutan juga tak pernah hadir selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.

Dikatakan, dalam ivent pesta budaya dimaksud, ada enam kelompok kesenian diundang seperti kelompok Kanume, perwakilan dari Patung Kristus Raja, Khima-Khima di Mangga Dua, kampung Nasem, utusan dari kampung Makaling, distrik Okaba, serta satu kelompok lagi.

Waktu penjemputan peserta, jelas dia, tidak serentak dilakukan. Untuk kelompok kesenian paling jauh, dijemput tanggal 28 Oktober 2017.

“Saya sendiri menjemput dan membawa masyarakat langsung,” ujarnya.

Sedangkan perhitungan konsumsi, lanjut Isaias, adalah tanggal 30 Oktober baru berjalan.

Namun, panitia sudah mulai jalankan dua hari sebelumnya sejak masyarakat dari kampung Makaling tiba di Wendu. Sehingga banyak makanan tersisa dan menjadi busuk.

“Saya perintahkan agar dibuang saja ke laut, tidak diberikan kepada peserta maupun warga setempat,” tegasnya.

“Pada tanggal 31 Oktober, baru dua kelompok kesenian datang. Sedangkan tiga tak hadir, lantaran ada kegiatan lain. Dari tiga kelompok itu, jumlahnya mencapai 90 orang dan makanan disiapkan mencapai ratusan bungkus dan tidak dalam keadaan basi dibagi kepada masyarakat. Justru masih panas,” ucapnya menegaskan.

Bahkan, kelompok kesenian dari tiga kampung itu merasa senang dan berterima-kasih kepada panitia, karena makanan sangat banyak dan masih tersisa.

“Sekali lagi saya tegaskan, tak ada makanan basi diberikan kepada masyarakat. Masa pemerintah menyiapkan nasi basi untuk rakyatnya,” ujar dia.

Khusus makanan  basi, menurutnya, saat itu ia juga melihat langsung.

“Saya perintahkan dibuang ke laut dan tak boleh dibagikan. Makanan tersisa itu, karena belum semua peserta hadir dalam pesta budaya dimaksud,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Merauke, Kanisius Paulus Yuki, juga membantah keras panitia memberikan nasi basi kepada masyarakat.

“Apa yang disampaikan salah seorang warga Wambi beberapa hari lalu, tidak benar. Saya berharap kepada wartawan agar ketika mendapatkan informasi tersebut, tidak langsung mempublikasikan. Tetapi harus melakukan crossceck terlebih dahulu kepada panitia, sehingga ada keseimbangan dalam pemberitaan,” pintanya.

“Dengan tulisan yang telah dipublikasikan, mengundang opini dari masyarakat bahwa benar. Padahal, kenyataan tidak seperti demikian. Panitia memberikan nasi yang masih panas kepada masyarakat,” katanya lagi. (*)

loading...

Sebelumnya

Klementina Samkakai, warga Urumb, penderita tumor di mulut

Selanjutnya

Operasi pekat, Polres Merauke amankan delapan pasangan di sejumlah hotel

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe