Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Meepago
  3. Tarian adat dari relawan calon gubernur bakal ramaikan Parade Budaya Papua
  • Sabtu, 04 November 2017 — 19:56
  • 3435x views

Tarian adat dari relawan calon gubernur bakal ramaikan Parade Budaya Papua

Setidaknya ada tiga jenis tarian adat di yang hendak ditampilkan dengan iringan lagu, di antaranya Komaugaa, Ugaa dan Tuupe.
Ketua tim relawan LE Kabupaten Deiyai, Yulianus Atoowa Mote (tengah) bersama tim tariannya usai latihan di Waghete, Deiyai - Jubi/Ist
Abeth You
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Nabire, Jubi - Tarian adat dari tim relawan Lukas Enembe (LE) for Papua di Kabupaten Deiyai bakal meramaikan Parade Akbar Budaya Papua dan Nusantara, yang hendak digelar di Sentani, pada 24 hingga 25 November 2017.

"Kami sudah bentuk tim dan sedang latihan. Mereka kami ambil dari seniman yang biasa ikut even daerah dan nasional dari Deiyai," kata Ketua Relawan Lukas Enembe (LE) for Papua jilid II Kabupaten Deiyai, Yulianus Atowa Mote, kepada Jubi, Sabtu, (4/11/2017).

Setidaknya ada tiga jenis tarian adat di yang hendak ditampilkan dengan iringan lagu, di antaranya Komaugaa, Ugaa dan Tuupe. Yulianus mengaku sebelumnya telah menyeleksi personil dan grup, sehingga tinggal fokus pada latihan.

"Karena peserta sudah terbiasa tampil di panggung. Maka, kami tidak terlalu berat dalam latihan,” kata Yulianus menambahkan.

Ia menjelaskan, lagu dan tarian jenis Komaugaa, dan Tuupe  bagi suku Mee merupakan nyayian yang dikidungkan oleh leluhur suku untuk mendamaikan suasana yang tidak aman.  Selain itu juga ada Gowai, Ugaa, Wiyaani yang bentuknya nyayian.

Koordinator Tim Relawan LE for Papua wilayah adat Meepago, Otniel Otty Pakage meminta kepada generasi muda Papua, dapat mengambil bagian dalam kegiatan tersebut.  “Utuk melihat secara langsung seni dan budaya asli dari daerah-daerah dan mendokumentasikannya,” kata Otniel .

Ia minta agar tim tarian dari Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai dan Intan Jaya latihan secara intensif untuk pemantapan. “Sebab momen tersebut sangat baik bagi generasi dapat menyaksikan secara langsung seperti apa sebenarnya seni dan budaya Papua itu,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Bupati terpilih Dogiyai berjanji libatkan semua pihak

Selanjutnya

Warga distrik Tigi tagih layanan listrik

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Pilihan Editor |— Selasa, 25 September 2018 WP | 8341x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6336x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5956x views
Berita Papua |— Senin, 24 September 2018 WP | 4185x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe