Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Domberai
  3. Pembangunan infrastuktur tingkatkan mobilitas warga Papua Barat
  • Sabtu, 04 November 2017 — 21:42
  • 1600x views

Pembangunan infrastuktur tingkatkan mobilitas warga Papua Barat

Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang terus digenjot di wilayah Provinsi Papua Barat dinilai cukup membantiupeningkatan mobilitas warga.
Jalan Trans Papua yang masih dalam tahap pembangunan – Jubi/Tempo.co
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Manokwari, Jubi - Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang terus digenjot di wilayah Provinsi Papua Barat dinilai cukup membantu peningkatan mobilitas warga.

Wakil Ketua Klasis GKI Imekko, Sorong Selatan, Hendrik Tugakeri, di Manokwari, Jumat (3/11/2017), mengatakan warga cukup terbantu dengan terbukanya jalan penghubung antar kabupaten di daerah tersebut.

"Dibandingkan pada tujuh hingga 10 tahun yang lalu, saat ini sudah jauh lebih bagus, aksesibilitas warga mulai terbuka," kata dia.

Menurutnya, efek pembangunan ini cukup dinikmati warga di berbagai kalangan dari  pelajar, masyarakat petani, hingga pengusaha. Semestinya hal ini diikuti dengan program pemberdayaan masyarakat kampung.

"Masyarakat di daerah pedalaman rata-rata berprofesi sebagai petani, di pesisir pantai mereka nelayan. Mereka butuh pembinaan, sehingga bisa meningkatkan usahanya," katanya.

Dia juga berpandangan pembangunan jalan trans Papua Barat cukup berdampak terhadap persebaran penduduk. Rumah dan pemukiman masyarakat mulai bermunculan di pinggiran jalan yang baru dibangun.

Dengan demikian, kepadatan penduduk tidak terkonsentrasi di wilayah perkotaan. Wilayah baru akan terbentuk secara alami sesuai perkembangan pembangunan.

Hendrik mengutarakan kawasan Imekko terdiri dari Distrik Inanwatan, Metemani, Kais, Kokoda, dan Kokoda Utara. Pembangunan infrastruktur juga turut dinikmati masyarakat lima distrik tersebut.

Meskipun demikian, lanjutnya, saat ini masih ada masalah yang harus mendapat perhatian pemerintah, baik pusat maupun daerah.

"Masalah pendidikan dan kesehatan. Perjalanan menuju sekolah dan puskesmas jauh. Ada beberapa wilayah yang harus ditempuh melalui perjalanan laut. Ini sangat beresiko," katanya.

Selain itu, katanya, pemerataan guru dan petugas kesehatan dinilai harus terus dievaluasi.

"Ada beberapa sekolah SD yang hanya ditangani seorang guru. Kalau terus seperti ini pendidikan kita akan sulit berkembang," pungkasnya lagi. (*)

 

loading...

Sebelumnya

BPBD Papua Barat nyatakan komitmen bina gerakan sekolah sungai

Selanjutnya

Pemkab Teluk Wondama akan gelar festival suling tambur

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe