Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Mamta
  3. Penguna pil KB di kota Jayapura terus meningkat
  • Minggu, 05 November 2017 — 15:31
  • 573x views

Penguna pil KB di kota Jayapura terus meningkat

Kepala bidang Keluarga Berencana (KB) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) kota Jayapura, Ida Aisyah Bustaman, mengatakan jumlah penguna alat kontrasepsi pil di kota Jayapura terus meningkat. 
Kegiatan sosialisasi KB di kampung Yoka, distrik Heram, kota Jayapura – Jubi/Benny Mawel
Benny Mawel
frans@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Kepala bidang Keluarga Berencana (KB) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) kota Jayapura, Ida Aisyah Bustaman, mengatakan jumlah penguna alat kontrasepsi pil di kota Jyapura terus meningkat. 

Ia mengatakan penguna alat-alat kontrasepsi beberapa tahun lalu beda dengan beberapa tahun terakhir. Jumlah penguna waktu-waktu yang lalu sedikit lantaran penolakan. Warga menolak karena KB dianggap membatasi kelahiran anak. KB tidak sesuai dengan isi kitab suci yang menceritakan manusia untuk beranak cucu dan berkembang biak. 

“Dulu marah kalau bicara KB karena Papua ini tanah luas. Tapi sekarang banyak yang ikut KB,” ungkap Aisyah kepada Jubi di kampung Yoka disela-sela kegiatan PT Stars Yudatama dalam rangka komunikasi, informasi, dan edukasi  (KIE) kreatif program BKKBN 2017, Jumat (3/11/2017).

Karena penolakan itu, pihaknya bekerja keras untuk mencari orang yang mau ikut program KB. Usaha itu tidak sia-sia karena sekarang orang datang untuk ikut program KB. penguna alat-kontrasepsi hari ini datang sendiri.

"Mereka datang sendiri, tanya-tanya. Mereka yang memutuskan mau ikut atau tidak. Mereka datang konsultasi dan mengambil alat-alat kontrasepsi. Kami hanya menjelaskan keuntungan mengikuti program KB," ungkap Aisyah.

Kata dia, usahanya mensosialisasi KB boleh dibilang cukup berhasil di kota Jayapura. Keberhasilan itu terlihat dari jumlah penguna KB yang mengambil obat KB. 

"Jumlah sekarang meningkat. Paling sedikit, yang ambil obat di kami sekitar 100 pil setiap bulannya," ujarnya.  

Jumlah itu, menurut Aisyah, memberi indikasi pemahaman warga. Warga merasa penting menggunakan KB supaya bisa mengatur jarak kelahiran. 

"Supaya isteri juga punya waktu mengurus diri sendiri, selain urus anak-anak dan suami," ungkapnya. 

Kepala kampung Yoka, Antonius Mebri, mengatakan KB memang bisa menjadi patokan pengaturan kesejahteraan keluarga.

"KB ini tidak melarang kelahiran anak. KB bermanfaat untuk kesejahteraan keluarga kita," ungkapnya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Eks pasar Youtefa akan dibangun rusunawa

Selanjutnya

Jemaat PosPel Ora Et Labora kunjungi PosPel Hansambe Danau Love di Jayapura

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe