Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Perekaman e-KTP akan berdampak pada parpol
  • Minggu, 05 November 2017 — 16:55
  • 584x views

Perekaman e-KTP akan berdampak pada parpol

Ketua KPU Papua, Adam Arisoi, mengatakan tidak maksimalnya perekaman e-KTP atau KTP elektronik akan berpengaruh pada partai politik (parpol).
Ilustrasi Kantor KPU Papua - Jubi/Arjuna
Arjuna Pademme
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:14 WP
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:38 WP
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 09:47 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Ketua KPU Papua, Adam Arisoi, mengatakan tidak maksimalnya perekaman e-KTP atau KTP elektronik akan berpengaruh pada partai politik (parpol).

"Memang sangat pengaruh dalam parpol mengumpulkan e-KTP yang akan disamakan dengan Kartu Tanda Anggota (KTA) mereka," kata Adam, pekan lalu.

Namun menurutnya, ada petunjuk lain yang dapat digunakan. Jika ada yang tidak memiliki e-KTP, dapat menggunakan surat keterangan.

"Dimana surat keterangan itu mencantumkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (NKK)," ujarnya.

Katanya, kalau sudah ada NIK dan NKK sudah sulit untuk dipalsukan, karena data itu, penduduk yang ada di kabupaten.

"Yang mengeluarkan itu adalah pemerintah daerah setempat, sehingga saya pikir sulit dipalsukan," katanya.

Mengenai Daftar Pemilih Tetap (DPT) pilgub Papua 2018, kata Adam, pihaknya berharap ada sinkronisasi Data Agregat Kependudukan per Kecamatan/Distrik (DAK2) dan Daftar Penduduk Potensial Pemilih (DP4).

"Ini supaya saat pemutakhiran nanti akan nampak DPT yang sangat akurat," ucapnya.

Anggota KPU RI Korwil Papua, Hasyim Asy’ari, mengatakan kesalahan yang menonjol di Papua dan menjadi sorotan yakni jumlah penduduk. Ini penting untuk penataan daerah pemilihan kabupaten/kota, pemilihan ini baik pilgub Papua 2018 maupun pemilihan legislatif dan pemilihan presiden 2019.

"KPU mempunyai tugas penting untuk memberikan jaminan agar hak pemilih dapat digunakan," kata Hasyim Asy’ari, di Jayapura, belum lama ini. (*)
 

loading...

Sebelumnya

Bupati Tolikara: Pemerintah pusat sebaiknya fokus bangun SDM Papua

Selanjutnya

Begini cara KPU verifikasi balon independen

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe