Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Begini cara KPU verifikasi balon independen
  • Minggu, 05 November 2017 — 17:00
  • 664x views

Begini cara KPU verifikasi balon independen

Ketua KPU Papua, Adam Arisoi, mengatakan dalam memverifikasi bakal calon (balon) kepala daerah independen dalam pilkada serentak 2018, KPU akan membuktikan langsung dukungan itu di lapangan.
Ilustrasi Kantor KPU Papua - Jubi/Arjuna
Arjuna Pademme
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Ketua KPU Papua, Adam Arisoi, mengatakan dalam memverifikasi bakal calon (balon) kepala daerah independen dalam pilkada serentak 2018, KPU akan membuktikan langsung dukungan itu di lapangan.

"Dukungan itu nanti kan konteksnya akan door to door. Misalnya 10 yang bikin pernyataan mendukung dan diketahui kepala desa. Pada hari H itu penyebarannya dihitung memenuhi syarat, maka kembalikan lagi kepada KPU, PPD, dan PPS," kata Adam, pekan lalu.

Menurutnya nantinya KPU, PPD, dan PPS akan melakukan tes faktual door to door atau semacam sensus.

"Orang per orang. Kalau orang itu nanti sepakat akan ada di suatu tempat, terus PPS tanya mereka satu per satu, apakah ini kalian benar mendukung," ujarnya.

Katanya, mereka yang hadir akan ditanyai satu persatu oleh penyelenggara. Jika mereka menyatakan mendukung, akan dicek list terus.

"Tapi kalau ada yang bilang tidak betul atau tidak mendukung, ini dibuat sendiri oleh kepala desa, maka sekian dukungan itu dinyatakan tidak memenuhi syarat," katanya.

Anggota KPU RI Korwil Papua, Hasyim Asy’ari, mengatakan dalam pilkada tugas KPU menyelenggarakannya secara tertib, berintegritas, dan demokratis.

"Oleh sebab itu, harapan kami, KPU tidak menjadi bagian atau faktor penyebab konflik dengan menjaga integritas, independensi, dan kemandiriannya," kata Hasyim Asy’ari, di Jayapura, belum lama ini.

Menurutnya, KPU harus bertindak tidak dalam tekanan, baik tekanan politik, kekerasan, atau suap. KPU juga bekerja semata-mata hanya berdasar pada peraturan undang-undang dan kode etik penyelenggara pemilu.

"Kami berharap semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilu atau pilkada, baik parpol, pasangan calon, pemilih atau siapapun, menyelenggarakan ini sesuai aturan main yang sudah ditentukan," ucapnya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Perekaman e-KTP akan berdampak pada parpol

Selanjutnya

KPUD Yahukimo umumkan hasil PPD Pilgub 2018 pekan depan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe