Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Harga ayam potong di Pasar pagi Nabire Rp 55 ribu per ekor
  • Minggu, 05 November 2017 — 20:51
  • 1562x views

Harga ayam potong di Pasar pagi Nabire Rp 55 ribu per ekor

Penyebab kenaikan harga ini karena pasokan ayam dari pengepul dibatasi.
Penjual ayam potong di Pasar Pagi Bumi Wonorejo Nabire sedang meladeni pembeli, Sabtu, (4/11/2017) - Jubi/Abeth You
Abeth You
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Nabire, Jubi - Harga daging ayam potong di Pasar Pagi Bumi Wonorejo Nabire, masih tinggi karena pasokan ayam dari peternak masih rendah. Pantauan Jubi, Sabtu, 4 November 2017, menunjukan harga daging ayam potong di pasar ini berkisar Rp 40 ribu hingga Rp 55 ribu per ekor.

“Harga itu mulai terjadi flukatuasi antara Rp 40 ribu hingga Rp 55 ribu sejak awal Agustus 2017 hingga saat ini,” kata Muh. Rizky, salah satu pedagang ayam di pasar Pasar Pagi Bumi Wonorejo Nabire.

Rizky menyebutkan, penyebab kenaikan harga ini karena pasokan ayam dari pengepul dibatasi. “Harga dari pengepulnya sendiri sudah naik, kalau kita tidak naikkan harga disini ya kami yang rugi," kata Rizky menambahkan .

Pedagang ayam potong lainnya, Aisyah, mengatakan  kenaikan harga daging ayam potong ini berimbas terhadap minat pembeli.

"Iya, jadi banyak pembeli yang mengeluh. Apa lagi yang pedagang nasi tidak bisa menaikkan harga jualan mereka," kata Aisyah.

Tercatat meski terjadi fluktuasi harga sejumlah kebutuhan, namun aktivitas di pasar pagi Bumi Wonorejo, Nabire, Papua ini terpantau ramai. Tidak hanya di dalam pasar saja, proses jual beli juga berlangsung di luar pasar, hingga di pinggir jalan raya.

Udin, seorang pedagang yang berjualan di sebelah kiri pintu utama pasar pagi mengatakan, suasana di pasar tersebut memang seperti itu. “Namun akan berbeda jika memasuki akhir pekan seperti hari Sabtu dan Minggu,” kata Udin .

Lelaki yang sudah berjualan selama 12 tahun ini juga mengungkapkan jika masuki siang hari, aktivitas di pasar tersebut akan berangsur sepi. Terutama para pedagang yang berjualan di luar pasar tersebut. “Karena pembeli semakin sedikit jika memasuki siang hari,” katanya.(*)

loading...

Sebelumnya

Dana pihak ketiga Bank Papua tumbuh positif

Selanjutnya

Pengrajin noken minta Pemkab Nabire bangun fasilitas

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4856x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4265x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4111x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3464x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2917x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe