Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Domberai
  3. Pemkab Teluk Wondama akan gelar festival suling tambur
  • Senin, 06 November 2017 — 11:16
  • 1916x views

Pemkab Teluk Wondama akan gelar festival suling tambur

"Mulai tahun depan kita adakan festival paduan suara dan suling bambu. Coba lihat, sekarang ini yang main suling bambu itu orang tua semua, tidak ada lagi anak muda. Lama-lama kesenian itu bisa hilang." kata Indubri.
Tahun depan Pemkab Teluk Wondama akan menggelar festival suling tambur sebagai upaya melestarikan budaya yang mulai terkikis zaman - Jubi
ANTARA
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 21:50 WP
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 16:20 WP
Features |
Kamis, 21 Juni 2018 | 17:48 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Wasior, Jubi - Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, akan menggelar Festival Suling Tambur dan Paduan Suara untuk melestarikan budaya daerah.

Wakil Bupati Teluk Wondama, Paulus Y Indubri, di Wasior, Minggu (5/11/2017), mengutarakan perlu langkah nyata untuk menjaga kesenian suling bambu atau suling tambur agar tetap lestari.

Menurutnya, meski suling tambur bukan kesenian asli Wondama, namun budaya ini sudah menjadi bagian dari masyarakat di daerah tersebut.

"Hampir dalam setiap kesempatan, suling tambur selalu ditampilkan sebagai bagian dari pertunjukan budaya," katanya.

Budaya tersebut kini terancam tinggal nama karena kesenian daerah ini sudah kurang digemari terutama di kalangan generasi muda. Wabup Indubri prihatin dengan nasib suling tambur yang sekarang sudah mulai ditinggalkan anak muda Wondama.

"Mulai tahun depan kita adakan festival paduan suara dan suling bambu. Coba lihat, sekarang ini yang main suling bambu itu orang tua semua, tidak ada lagi anak muda. Lama-lama kesenian itu bisa hilang," kata Indubri.

Ditegaskan, suling tambur sebagai bagian dari tradisi dan kekayaan budaya orang Wondama tidak boleh hilang ditelan zaman. Pemda bersama para pemangku kepentingan di Wondama berkewajiban menjaga kesenian daerah itu agar tetap lestari.

"Bukan hanya tahu main tetapi bagaimana membuat suling, mulai dari memilih bambu, itu ada caranya sendiri. Ini yang perlu dijaga, tahun depan festival budaya harus jalan," tandas Indubri. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Pembangunan infrastuktur tingkatkan mobilitas warga Papua Barat

Selanjutnya

Pemprov Papua Barat akan gelar Festival Budaya Religi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat