close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Sebar isu di media sosial, Bupati Merauke polisikan HT
  • Senin, 06 November 2017 — 19:10
  • 1173x views

Sebar isu di media sosial, Bupati Merauke polisikan HT

Bupati Merauke, Frederikus Gebze, melalui kuasa hukumnya, Muhammad Ilyas, secara resmi melaporkan HT yang menyebarkan isu melalui media sosial Facebook jika telah ada surat pemanggilan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Freddy.
Bupati Merauke, Frederikus Gebze, melalui kuasa hukumnya melaporkan HT di SPK Polres Merauke – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Merauke, Jubi – Bupati Merauke, Frederikus Gebze, melalui kuasa hukumnya, Muhammad Ilyas, secara resmi melaporkan HT yang menyebarkan isu melalui media sosial Facebook jika telah ada surat pemanggilan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Freddy.

Kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Senin (6/11/2017), Kapolres Merauke, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bahara Marpaung, membenarkan adanya laporan Bupati Merauke melalui kuasa hukumnya pada Sabtu (4/11/2017). Laporan dimaksud terkait pencemaran nama baik melalui media sosial.

Sebagai tindak-lanjut, kata Kapolres, pihaknya mengeluarkan disposisi kepada Kasat Reskrim Polres Merauke untuk melakukan pengembangan penyelidikan agar bisa mendapatkan bukti permulaan cukup, sebagaimana diamanatkan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Jika dalam penyelidikan ada bukti permulaan cukup disertai barang bukti mendukung, kasus dimaksud akan ditingkatkan ke penyidikan. Selanjutnya, pemilik akun FB atas nama HT akan dipanggil sekaligus dimintai keterangan.

Ditanya apakah penyidik akan melakukan koordinasi lebih lanjut ke KPK berkaitan dengan isu surat tersebut, Kapolres mengaku, kemungkinan tetap dilakukan pengecekan, setelah ada bukti permulaan cukup dikantongi.

“Kita juga harus melihat terlebih dahulu asal usul surat dimaksud,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan, Bupati Freddy sebagai korban akan dimintai keterangan juga setelah proses pengembangan penyelidikan dilakukan.

“Saya minta kepada rekan-rekan wartawan bersabar dalam mengungkap kasus ini,” pintanya.

Kasubag Humas Polres Merauke, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Soeryadi, minta semua orang agar berhati-hati dalam memanfaatkan media sosial (medsos).

“Medsos sangat baik dan bermanfaat. Tetapi kalau disalahgunakan dengan memfitnah orang dan menulis sesuatu yang tak sesuai, tentunya beresiko terhadap masalah hukum,” katanya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Operasi pekat, Polres Merauke amankan delapan pasangan di sejumlah hotel

Selanjutnya

Pembangunan pondok pesantren dialihfungsikan jadi PAUD dan TK

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4890x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4201x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2962x views
Otonomi |— Rabu, 17 Oktober 2018 WP | 2419x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe