Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Pembangunan pondok pesantren dialihfungsikan jadi PAUD dan TK
  • Senin, 06 November 2017 — 19:43
  • 812x views

Pembangunan pondok pesantren dialihfungsikan jadi PAUD dan TK

Yayasan Minhajus Sunnah Merauke berencana akan mengalihfungsikan pembangunan pondok pesantren dan masjid menjadi sarana pendidikan bagi anak-anak setingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK).
Kapolres Merauke, AKBP Bahara Marpaung, saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Merauke, Jubi – Yayasan Minhajus Sunnah Merauke berencana akan mengalihfungsikan pembangunan pondok pesantren dan masjid menjadi sarana pendidikan bagi anak-anak setingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK).

Kapolres Merauke, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bahara Marpaung, di ruang kerjanya, Senin (6/11/2017), mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan terlebih dahulu surat tersebut.

“Memang pada saat rapat Forum Grup Diskusi (FGD) beberapa bulan lalu telah disepakati bersama untuk penghentian sementara pembangunan pondok pesantren itu,” ungkapnya.

Berkaitan rencana pihak yayasan untuk mengalifungsikan menjadi PAUD/TK, Kapolres mengaku pihaknya akan memberikan penjelasan setelah suratnya diterima.

“Ya, kalau sudah ada izin untuk membangun sekolah dan sepanjang itu dikeluarkan instansi berwenang, silakan saja,” ungkapnya.

Sementaraitu, Ketua Yayasan Minhajus Sunnah Merauke, M. Masrukin H, dan Sekretaris, Ibnu Sidik, dalam suratnya menjelaskan berdasarkan hasil FGD tanggal 7 Agustus 2017 yang dimediasi Polres Merauke dan dihadiri Bupati Merauke, Frederikus Gebze, Muspida, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, disepakati bersama pembangunan masjid dihentikan sementara waktu.

Dalam pertemuan kala itu, Bupati Freddy juga menyampaikan secara lisan agar dibangun sarana lain yang bermanfaat.

Sehubungan dengan itu, tulis ketua, sebagai bentuk ketaatan dan kepatuhan terhadap hukum serta perundang-undangan yang berlaku, juga demi menjaga ketertiban maupun kedamaian, pembangunan masjid dihentikan sementara.

“Bersama ini kami berencana mengalihfungsikan tempat tersebut dengan membangun sarana pendidikan anak-anak bangsa setingkat PAUD/TK,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Sebar isu di media sosial, Bupati Merauke polisikan HT

Selanjutnya

Kapolres Merauke apresiasi kinerja mantan Kasat Narkoba

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4826x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4228x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 3948x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3435x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2893x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe