Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Pertamina: Program Papua Satu Harga masih terkendala izin
  • Selasa, 07 November 2017 — 10:19
  • 588x views

Pertamina: Program Papua Satu Harga masih terkendala izin

Menjawab keprihatinan Guberur Papua terkait pelaksanaan program BBM Satu Harga adanya oknum menghambat program tersebut, Manager Retail Fuel PT Pertamina MOR VIII Papua Maluku, Zibali Hisbul Masih, mengemukakan tak ada masalah yang berarti dalam proses pelaksanaanya selama ini.
APMS – Dok Jubi
Sindung Sukoco
sindung@tabloidjubi.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi - Menjawab keprihatinan Guberur Papua terkait pelaksanaan program BBM Satu Harga adanya oknum menghambat program tersebut, Manager Retail Fuel PT Pertamina MOR VIII Papua Maluku, Zibali Hisbul Masih, mengemukakan tak ada masalah yang berarti dalam proses pelaksanaanya selama ini.

“Ada pemda yang proaktif bahkan mengawasi dan memastikan BBM satu harga tepat sasaran. Ada juga pemda yang belum tersampaikan satu visi dan pemahaman terkait program Nusantara BBM satu harga itu sendiri,” ujar Zibali, kepada jubi, Senin (6/11/2017).

Terkait dengan satu harga ini, diakui Zibali masih ada satu lokasi yang belum terselesaikan proses perizinannya dari pemda seperti SIUP dan TDP dan pihaknya harapkan ini dapat terselesaikan secepatnya sehingga bisa operasi tahun ini.

“Kami belum kantongi surat izin dari pemda Supiori dan kami juga telah koordinasi dengan pemda dan bupatinya, sebab ini merupakan titik yang telah ditentukan oleh pemerintah pusat, dan pembangunannya sudah berjalan tinggal izin itu,” tegasnya.

Zibali menolak jika dikatakan ada oknum yang menghambat dari pelaksanaan program karena menurutnya belum tersampaikan satu pemahaman dan visi terkait program tersebut. 

“Kalau ada oknum tanyanya ke Gubernur saja dan Beliau belum bicara kami,” ujarnya.

Iapun lebih memilih adanya keterbukaan mengenai proses distribusi sebab banyak instansi yang terlibat untuk ikut mengawasi dan mengevaluasi program Papua Satu Harga.

“Kita akan ajukan sesuai dengan kewenangannya saja, jika ke ranah hukum itu merupakan tugas dari kepolisian,” lanjutnya. 

Gubernur Papua, Lukas Enembe, prihatin dan menyayangkan ulah oknum-oknum tidak bertanggung-jawab yang berupaya menghambat pemberlakuan program Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga di Bumi Cenderawasih.

"Saya banyak mendengar dari masyarakat bahwa ada upaya-upaya oknum tertentu untuk menghambat masalah BBM di Papua, hal ini tidak boleh dilakukan," kata Lukas dalam siaran persnya kepada Antara di Jayapura, Kamis (26/10/2017).

Menurut Lukas, penyamaan satu harga BBM di Papua adalah program pemerintah sehingga harus didukung seluruh masyarakat di Bumi Cenderawasih, bukan justru membuat masalah baru.

"BBM sudah satu harga di Papua dan sama dengan di daerah lain, untuk itu, mari didukung apa yang sudah dilakukan pemerintah pusat untuk Bumi Cenderawasih," ujarnya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Pemprov minta Bulog percepatan distribusi semua komoditi 

Selanjutnya

Pedagang pasar Doyo Baru minta kejelasan status pasar

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe