Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. IPSI Jayapura desak reorganisasi pencak silat
  • Selasa, 07 November 2017 — 10:25
  • 1083x views

IPSI Jayapura desak reorganisasi pencak silat

Jika tidak lakukan musyawah, maka IPSI Papua tidak punya hak suara pada Musorprov KONI, selain itu tidak ikut dalam persiapan PON.
Alfius Demena (tengah) bersama pelatih pencak silat Papua, Frans Ayomi (paling kiri) – Jubi/Yance Wenda
Yance Wenda
Editor : Jean Bisay
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, jubi - Ketua dua pengurus cabang Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) kabupaten Jayapura, Alfius Demena meminta KONI Papua mendorong IPSI Papua cepat lakukan musyawah provinsi memilih pengurus baru.

“Kami dari pengurus IPSI kabupaten minta untuk KONI  Papua segera memanggil pengprov IPSI Papua segerah dilakukan musyawarah, terkait kevakuman kepengurusan dua tahun,” kata Alfius Demena kepada Jubi, Senin (6/11/2017).

Jika tidak lakukan musyawah, maka IPSI Papua tidak punya hak suara pada Musorprov KONI selain itu tidak ikut dalam persiapan PON.

“Atlet kita banyak tapi kalau kepengurusan kita seperti begini, mau kita kemanakan. Apalagi kita ini tuan rumah persiapan PON 2020 dan kita punya target sukses penyelenggara dan juga sukses prestasi,” jelasnya.

Demena berharap pengprov IPSI Papua segera melaksanakan reorganisasi, sebab bila tidak yang rugi adalah pembinaan atlet pencak silat.

Selama kepengurus IPSI dikendalikan oleh ketua umumnya Yani, tidak pernah ikut di kejuaraan-kejuaraan tingkat nasional.

Senada dengan Demena pelatih pencak silat Papua, Frans Ayomi berharap reorganisasi serta evaluasi di tubuh pencak silat lebih cepat dilakukan. Sekaligus persiapan PON.

“Jangan sampai tidak ada pemilihan pengurus lagi, maka terpaksa terjadi kevakum lagi seperti kepemimpinan ibu Yani sebelumnya,” katanya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Atlet voli Papua Tengah didorong ikut PON 2020

Selanjutnya

Persipura U19 siap cetak sejarah

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Pilihan Editor |— Selasa, 25 September 2018 WP | 9457x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6372x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 6013x views
Berita Papua |— Senin, 24 September 2018 WP | 4550x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe