Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Persipura U19 siap cetak sejarah
  • Selasa, 07 November 2017 — 10:31
  • 628x views

Persipura U19 siap cetak sejarah

“Kita berharap dan optimistis gelar U19 sebagai pelipur lara kegagalan tim senior diganti tropi juara dari Persipura yunior. Bravo Persipura, Tuhan memberkati anak-anak muda Persipura U19,” kata Nando.
Tim Persipura U19 siap mengalahkan Persib di final Liga 1 U19 – Jubi/dok
Jean Bisay
jean@tabloidjubi.com
Editor :

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi – Skuat Persipura U19 menjadi harapan sekaligus pelipur lara masyarakat Papua, setelah Mutiara Hitam senior gagal dalam jalur pacu juara.

Kick off laga grand final Go-Jek Traveloka Liga 1 U19 2017 antara Persipura muda menantang Persib Bandung berlangsung hari ini, Selasa (7/11/2017) di Stadion Wibawa Mukti Cikarang, Bekasi, pukul 19:00 WIB atau jam 7 malam waktu Papua.

Mutiara Hitam muda bisa cetak sejarah bila juara. Sebab prestasi terbaik adalah semifinalis dan juara tiga. Partai ini disebut final ulangan, karena pada 7 November 2014 silam, tim senior Mutiara Hitam dan Maung Bandung juga bersua di final ISL 2014. Kala itu Persib keluar sebagai juara setelah menang secara dramatis melalui adu penalti.

Thomas Madjar, asisten pelatih menyatakan timnya sudah siap tampil di final. “Seluruh pemain dalam kondisi fit dan siap tempur di final hadapi Persib,” katanya.

Thomas akui sudah kantongi kekuatan serta kelemahan Persib setelah keduanya bertemu di babak 8 besar dengan skor 2-2.

Nando Fairyo, mantan pelatih Persipura muda mengatakan, inilah pembuktian kualitas pelatih lokal di ajang yunior buat Persipura.

“Kalau pelatih asing cuman berada di urutan 5, maka standard pelatih tidak mumpuni untuk menangani tim besar seperti Persipura. Kalau cuman posisi itu lebih baik pake pelatih lokal seperti tim yunior saat ini,” kata Nando.

Mantan kapten Persipura ini menyebut kapasitas pelatih seperti Roberts Rene Alberts sukses di PSM, Simon Mcmenemy , Gomes de Olivieram, itu contoh suksesor.

Khusus Persipura U19 jika berhasil juara akan menyelamatkan harapan juara yang sirna di tim senior dan itu yangg diharapkan sebagai pencinta Mutiara Hitam.

Pengalaman draw di 8 besar jadi modal hadapi Persib yunior. “Ingat setiap tim Papua jika bertemu Jawa Barat di final pasti hasil akhir dengan kemenangan,” ujarnya.

Nando mencontohkan final KNPI tahun 80-an era. Seperti Adolf Kabo, Eli Rumaropen Max Krey, Gustaf Beroperay, Yonas Sawor, dll yang menghancurkan Jabar di final dengan skor 7-0.

Babak unggul telak sehingga Jabar minta tidak lanjut babak kedua, tapi langsung penyerahan piala bergilir kepada tim KNPI Irian Jaya saat itu yang di arsiteki almarhum Festus Yom. Termasuk PON 13 mampu mengandaskan Jabar di semifinal.

“Kita berharap dan optimistis gelar U19 sebagai pelipur lara kegagalan tim senior diganti tropi juara dari Persipura yunior. Bravo Persipura, Tuhan memberkati anak-anak muda Persipura U19,” kata Nando. (*)

loading...

Sebelumnya

IPSI Jayapura desak reorganisasi pencak silat

Selanjutnya

Persipura cetak sejarah juara Liga 1 U19

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe