Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Disperindag Jayapura gelar penyuluhan pengawasan distribusi makanan
  • Rabu, 08 November 2017 — 14:30
  • 314x views

Disperindag Jayapura gelar penyuluhan pengawasan distribusi makanan

Kabupaten Jayapura sebagai pintu masuk dari dan ke Papua, pengawasan dan pengendalian peredaran makanan dan obat-obatan layak dikonsumsi masyarakat menjadi sangat penting. Menyikapi hal tersebut, Pemerintah kabupaten (Pemkab) Jayapura melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan melakukan penyuluhan kepada puluhan pedagang di daerah ini terkait pengawasan makanan dan obat-obatan.
Suasana kegiatan penyuluhan yang diselenggarakan Apso Papua dan Dinas Perindustrian dan Perdaganagan kabupaten Jayapura - Jubi/Engel Wally 
Engelbert Wally
engellenny2509@gmail.com
Editor : Dewi Wulandari

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Sentani, Jubi – Kabupaten Jayapura sebagai pintu masuk dari dan ke Papua, pengawasan dan pengendalian peredaran makanan dan obat-obatan layak dikonsumsi masyarakat menjadi sangat penting. Menyikapi hal tersebut, Pemerintah kabupaten (Pemkab) Jayapura melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan melakukan penyuluhan kepada puluhan pedagang di daerah ini terkait pengawasan makanan dan obat-obatan.

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Asisten I Bidang Administrasi Umum Setda kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri, mengatakan mengatakan Pemkab Jayapura sebagai pembina dalam mengkoordinasikan semua aktivitas para pedagang merasa penting untuk memberikan penyuluhan terkait distribusi barang dagangan berupa sembako dan obat-obatan ke daerah ini.

"Kabupaten Jayapura sebagai daerah yang tertua dan kota Sentani sebagai ibukotanya maka perlu bagi kita semua ada kesamaan pola pikir terhadap pendistribusian barang terutama sembako dan obat-obatan yang masuk. Oleh sebab itu penyuluhan yang disampaikan ini agar para pedagang juga dapat melaksanakan aktivitasnya lebih tertib dan bertanggung-jawab terutama soal administrasi dari apa yang diperdagangkan," ujar Abdul Rahman Basri, di Gedung Tabita Sentani, Rabu (8/11/2017).

Ketua Asosiasi Pedagang Sembako dan Obat (APSO) Papua, Marthinus Hutabarat, mengatakan penyuluhan yang dilakukan ini tentunya akan menjadi bahan masukan bagi para pedagang yang sebagai pelaku usaha secara khusus sembako dan obat-obatan.

"Selama ini jalur koordinasi seperti ini putus sama sekali antara para pedagang dan juga pengambil kebijakan, dalam hal ini pemerintah daerah. Dengan adanya penyuluhan seperti ini kita harapkan ada garis koordinasi yang dibangun serta peningkatan wawasan kepada para pedagang kita. Pedagang dengan latar belakang pendidikan dan pola berpikir yang beraneka ragam memang agak susah untuk mengontrolnya. Tetapi kami berusaha tetap menjaga dan mengawasi apa yang dilakukan setiap saat oleh para pedagang," ungkapnya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

SDN Muaif Demta kekurangan guru dan murid 

Selanjutnya

Kampung Kamdera butuh teluk buatan peredam gelombang laut

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe