close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Pelaku pungli di Kemenkumham dilaporkan ke Polisi
  • Rabu, 08 November 2017 — 15:00
  • 903x views

Pelaku pungli di Kemenkumham dilaporkan ke Polisi

Laporan itu dilakukan Laurina Mambraku yang mengaku menjadi korban.
Laurina Mambraku (kiri) saat melakukan pertemuan dengan tim Saber pungli Kemenkumham Papua - Jubi/Roy Ratumakin.
Roy Ratumakin
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi – Seorang pegawai Kanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Papua, berinisial SS yang diduga menjadi pelaku pungutan liar (Pungli) proses penerimaan CPNS di lembaganya dilaporkan ke Polda Papua. Laporan itu dilakukan Laurina Mambraku yang mengaku menjadi korban.

"Saya hari ini ke Polda buat laporan polisi. Saya ingin ada efek jera kepada para pelaku Pungli,” kata Laurina Mambraku kepada Jubi, Rabu, (8/11/2017) .

Laurina berharap kasus pungutan liar itu menjadi pelajaran bagi yang bersangkutan dan para petinggi di Kemenkumham Papua. “Agar bisa lebih profesional memproteksi pegawainya," kata Laurina menambahkan.

Menurut dia Pungli terjadi saat dirinya melakukan pertemuan dengan para tim dari Kemenkumham Papua, Selasa (7/11/2017) siang. Laurina sempat dibentak oleh salah satu pimpinan bahwa dirinya tidak menjaga reputasi dari suaminya bernama Sari Mambarku yang selama ini menjadu petugas Kemenkumham Papua di Lapas kelas II A Abepura atau tahanan khusus narapidana anak.

"Saya sempat menangis saat pertemuan itu. Bukannya saya tidak menghormati suami saya yang saat ini mengabdi di Kemenkumham Papua. Tetapi saya ingin ada kejujuran dan sikap transparansi dari pihak panitia penerimaan CPNS,” kata Laurina menjelaskan.

Ia memastikan langkah melaporkan itu untuk membersihkan praktik  pungli yang sering terjadi di instansi, termasuk kantor suaminya.

Kepala Ombusdman RI (ORI) Papua, Sabar Iwanggin membenarkan Laurina Mambraku akan memproses kasus Pungli ini secara jalur hukum dengan melaporkannya ke Polda Papua.

"Tugas kami adalah mengawal apakah laporan dari pelapor di Polda Papua ditindak lanjuti atau tidak,” kata Sabar.

Menurut dia, pelaku Pungli ini sudah melakukan tindak pidana, sehingga mau tidak mau harus dilaporkan ke kepolisian. “Terlepas ada sanksi administrasi atau lainnya dari Kemenkumham. Proses hukumnya tetap harus dilakukan," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Ada pegawai nakal di Kemenkumham Papua

Selanjutnya

Papua jamin pelayanan pendidikan dan kesehatan Napi anak

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4939x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4301x views
Domberai |— Minggu, 21 Oktober 2018 WP | 3777x views
Otonomi |— Rabu, 17 Oktober 2018 WP | 2520x views
Polhukam |— Selasa, 16 Oktober 2018 WP | 2461x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe