Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Pelaku pungli di Kemenkumham dilaporkan ke Polisi
  • Rabu, 08 November 2017 — 15:00
  • 505x views

Pelaku pungli di Kemenkumham dilaporkan ke Polisi

Laporan itu dilakukan Laurina Mambraku yang mengaku menjadi korban.
Laurina Mambraku (kiri) saat melakukan pertemuan dengan tim Saber pungli Kemenkumham Papua - Jubi/Roy Ratumakin.
Roy Ratumakin
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Edi Faisol

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Jayapura, Jubi – Seorang pegawai Kanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Papua, berinisial SS yang diduga menjadi pelaku pungutan liar (Pungli) proses penerimaan CPNS di lembaganya dilaporkan ke Polda Papua. Laporan itu dilakukan Laurina Mambraku yang mengaku menjadi korban.

"Saya hari ini ke Polda buat laporan polisi. Saya ingin ada efek jera kepada para pelaku Pungli,” kata Laurina Mambraku kepada Jubi, Rabu, (8/11/2017) .

Laurina berharap kasus pungutan liar itu menjadi pelajaran bagi yang bersangkutan dan para petinggi di Kemenkumham Papua. “Agar bisa lebih profesional memproteksi pegawainya," kata Laurina menambahkan.

Menurut dia Pungli terjadi saat dirinya melakukan pertemuan dengan para tim dari Kemenkumham Papua, Selasa (7/11/2017) siang. Laurina sempat dibentak oleh salah satu pimpinan bahwa dirinya tidak menjaga reputasi dari suaminya bernama Sari Mambarku yang selama ini menjadu petugas Kemenkumham Papua di Lapas kelas II A Abepura atau tahanan khusus narapidana anak.

"Saya sempat menangis saat pertemuan itu. Bukannya saya tidak menghormati suami saya yang saat ini mengabdi di Kemenkumham Papua. Tetapi saya ingin ada kejujuran dan sikap transparansi dari pihak panitia penerimaan CPNS,” kata Laurina menjelaskan.

Ia memastikan langkah melaporkan itu untuk membersihkan praktik  pungli yang sering terjadi di instansi, termasuk kantor suaminya.

Kepala Ombusdman RI (ORI) Papua, Sabar Iwanggin membenarkan Laurina Mambraku akan memproses kasus Pungli ini secara jalur hukum dengan melaporkannya ke Polda Papua.

"Tugas kami adalah mengawal apakah laporan dari pelapor di Polda Papua ditindak lanjuti atau tidak,” kata Sabar.

Menurut dia, pelaku Pungli ini sudah melakukan tindak pidana, sehingga mau tidak mau harus dilaporkan ke kepolisian. “Terlepas ada sanksi administrasi atau lainnya dari Kemenkumham. Proses hukumnya tetap harus dilakukan," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Ada pegawai nakal di Kemenkumham Papua

Selanjutnya

Papua jamin pelayanan pendidikan dan kesehatan Napi anak

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe